Ads (728x90)

PADANG POS (Padang)-Masjid Raya Sumatera Barat yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, yang dibangun diatas tanah lebih kurang 40,9 hektare merupakan masjid yang terbesar di Ranah Minang untuk saat ini. 

“Kito harus bangga punya Masjid Raya yang terletak di jantung Kota Padang dengan arsitektur Minangkabau,” kata H BL Datuk Palindih Ketua Tarbiyah Sumatera Barat ketika berbincang-bincang dengan Padang Pos.

Menurut H BL Datuk Palindih, setahu dirinya Masjid Raya Sumbar di desain oleh arsitek bernama Rizal Muslimin setelah berhasil memenangkan lomba disain yang diikuti 32-2 oleh para arsitek dari berbagai manca Negara. 

“Sedangkan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Masjid Raya Sumbar tersebut dilaksanakan oleh Gamawan Fauzi, 21 Desember 2007 yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat,” kata pemilik PT Buana Lestari ini. 

Rencananya, kata H BL Datuk Palindih, bangunan Masjid Raya akan dilengkapi dengan menara yang akan dipadukan seperrti corak menara Masjid Nabawi yang ada di Madinah dan akan dilengkapi dengan pembangunan Islamic Center. “Bentuk atau corak bangunan Masjid Raya Sumbar  tersebut terlihat bergaya arsitektur Minangkabau yang  merupakan bagian dari seni arsitektur khas bagi  wilayah yang termasuk kawasan atau kawasan rawan gempa,” kata rang Piaman ini. 

Kemudian, ada beberapa kekhasan arsitektur Minangkabau yang tak dapat dijumpai di wilayah lain, seperti atap bergonjong yang diyakini berasal dari bentuk tanduk kerbau, yang sekaligus merupakan ciri khas etnik Minangkabau. “Saya walupun tak ahli di dunia arsitek, tapi saya menikmati keindahan banguan Masjid Raya yang berciri khas gaya arsitektur Minangkabau ini,” tambahnya. (yal aziz)

Post a Comment