Ads (728x90)

PADANG POS (Padang)- Berdasarkan dokumen Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Sumatera Barat (MP3ESB) Kota Padang menjadi poros dari tiga koridor ekonomi. Koridor tersebut meliputi Koridor Lintas Timur: Padang - Bukittinggi - Payakumbuh, Koridor Lintas Sumatera: Padang - Solok - Sijunjung - Dharmasraya dan Koridor Pantai : Kabupaten/kota di pesisir Sumbar.
 
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Padang perlu menyusun MP3E Kota Padang (MP3EKP) 2014 - 2025 sebagai langkah pendekatan dan strategi pembangunan ekonomi untuk memperluas pembangunan sektor rill seperti produksi barang dan jasa serta infrastruktur.
 
"Melalui pendekatan strategis ini, untuk memprcepat pertumbuhan ekonomi daerah dilakukan dengan pengembangan sektor ekonomi dan komiditi unggulan yang memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan ekonomi daerah," kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai membuka Seminar MP3EKP 2015 - 2025 di Pangeran Beach Hotel, Senin (24/11).
 
Disampung itu, juga menciptakan pusat - pusat pertumbuhan dan sub pusat pengembangan, selanjutnya dilakukan konektifitas antara pusat - pusat pengembangan tersebut dengan meningkatkan sarana dan prasarananya.
 
"Dengan pengembangan komoditi unggulan akan membuat komidit tersebut memiliki daya saing sekaligus menjadi pengungkit pengembangan komoditi dan aktifitas lainnya," ujar Wako.
Sebagai dokumen komplementer, lanjutnya, maka ada yang membedakan MP3EKP dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Jika dalam RPJMD hanyan memuat program dan anggaran, maka MP3EKP merupakan program ekonomi yang menentukan lokasi kegiatannya.
 
RPJMD memuat program pembangunan ekonomi yaang berjalan dengan kecepatan normal atau biasa dengan dana relatif kecil sedangkan MP3EKP diarahkan pada program skala besar yang memperluas pembangunan ekonomi.
 
"Program dalam RPJMD hampir sepenuhnya dibiayai dari APBD sementara MP3EKP diharapkan sebagian besar dari investasi swasta, BUMN dan BUMD serta APBN," jelas Wako.
 
Dengan pendekatan MP3EKP ini, Walikota mengharapkan pembangunan ekonomi juga dapat dirasakan oleh semua elemen masyarakat dan merata di semua wilayah Kota Padang. "Kita berharap perbedaan antara wilayah pusat kota dengan wilayah lainnya terutama dalam ketersediaan sarana prasarana dapat dikurangi," imbuh Mahyeldi.
 
Adapun diadakannya Seminar tentang MP3EKP ini, Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar mengatakan, tujuan yang ingin dicapai yaitu diperolehnya masukan informasi dan data untuk penyempurnaan penyusunannya.
 
"Dari Seminar ini kita harapkan masukan dan saran dari peserta seminar terhadap penyusunan MP3EKP terutama berkaitan dengan sektor/subsektor unggulan, komoditi unggulan, koridor ekonomi program pengembangan ekonomi," kata Hervan.
 
Peserta seminar terdiri dari tim teknis, SKPD di lingkungan Pemko Padang, SKPD provinsi Sumatera Barat, unsur perguruan tinggi dan BUMN serta asosiasi dunia usaha. (ogah/rel)

Post a Comment