Ads (728x90)

PADANGPOD, (Padang),
Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah SP,  Geram sekali melihat ulah sopir angkut trayek Padang Indarung dan Ulu Gadut yang tidak beroperasi , Kamis (26/2). Tanpa ada alasan yang jelas, Sehingga mengakibatkan ratusan  siswa terlambat kesekolah dan ibu-ibu  kepasar raya Padang serta para karyawan/ti  swasta  dan PNS.

Bahkan  kendaraan Dinas Walikota Padang BA 1 A  ikut berperan aktif mengantar para siswa yang menunggu mobil tumpangan di tepi jalan, di sepanjang jalan Padang Indarung dan Ulu Gadut tersebut.

Sehubungan dengan pristiwa itu, Semua mobil Dinas, baik Mobil Dinas Perhubungan, Mobil Dinas Kapolresta dan Damdim  serta Mobil Camat Luki, ikut berperan aktif mengantarkan Siswa, ibu-ibu kepasar, karyawan/ti swasta, para PNS.

Walikota, sewaktu di wawancarai Pers, katakan, tetang tidak beroperasinya  mobil angkot trayek Indarung- Padang dan Gadut, Beliau agak kesal dan geram sekali  karena pangkalan angkot di samping Polresta Padang  di buat atas permintaan para pengusaha mobil angkot, sekarang mereka menelantarkan ratusan penompang.

Apa ini, namanya sudah keterlaluan, minta pangkalan angkot sudah selesai dan telah di operasikan, lalu trayek ini, protes dan tidak mau pindah dari panggalan semula yang telah melanggar aturan dan kenyaman publik, seharusnya para pengusaha angkot berterima kasih, karena apa yang di keluhkan selam ini sudah dapat teratasi dan di penuhi Pemko Padang, ujar Walikota.

Labih jauh, Walikota Padang, mengimbau para pengusaha angkot untuk dapat menaati aturan dan peraturan yang telah di sepakati, bila hal ini terus belanjut beberapa hari kedepannya, kami tak segan-segan mengambil langkah yang lebih baik, yaitu memasukan mobil baru, agar para siswa-siswa, Mahasiswa dan para pedagang tidak terlambat  datang ke tujuannya. (Humas-Padang)


Post a Comment