Ads (728x90)


PADANGPOS (Padang),
Kampung Sungkai terletak sebelah Timur  Kota Padang,  Kecamatan Pauh,  Kelurahan Lampuang Bukit,  berjarak sekitar 15 KM dari pusat Kota Padang dan dari Kampus Universitas Andalas (Unand)  sekitar 3 KM.
Kampung  Sungkai, daerahnya dapat di jadikan sebuah daerah  terpadu dan daerah percontohan karena alamnya penuh pesona, masih  asri dan tanahnya subur, dapat di kembangkan, baik di bidang pertanian, peternakan, perkebunan  dan perikanan sangat cocok sekali.
Hal ini di sampaikan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP  dalam kata sambutannya pada acara pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat sungkai di Mushalla Darul Yakin bersama rombongan, Kepada Dinas Pernabukhut, Kepala Dinas PU dan Kabag. Humas / Protokol Kota Padang, Sabtu (21/2).
Walikota Padang sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada masyarakat Sungkai untuk meningkatkan taraf kehidupan kearah yang lebih baik dan maju, sehingga membuka diri kepada siapa saja memberikan perhatian dan peduli dengan daerah Sungkai tersebut.
Masyarakat Sungkai yang kreatif dan inovatif sangat perlu sekali dukungan dari semua pihak untuk dapat membagi ilmunya,  mengembangkan daerah Sungkai, sesuai dengan kebutuhan dan  harapan warganya.
 Dalam hal ini, tentu perlu sekali meningkatkan kekompakan, memupuk rasa persatuan, kebersamaan yang kokoh dari berbagai kalangan untuk mengujudkan sebuah harapan agar daerah ini  tidak jauh tertinggal dari daerah lainnya di Kota Padang.
Di samping itu, Kita berharap peranan Camat, UPTD-UPTD, lurah, RW dan RT  agar dapat memberikan perhatian serius dan lebih kepada daerah Sungkai, terutama kepada masyarakatnya untuk  lebih banyak dapat melakukan pelatihan-pelatihan dan berbagai kursus keterampilan, baik di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan sebagainya, ujar Walikota.
Selanjutnya Camat Pauh Wardas Tanjung katakan bahwa potensi alam Sungkai sungguh banyak dan dapat di kembangkan serta di majukan, baik alam yang indah penuh pesona, dapat juga di jadikan suatu daerah objek wisata dan sarana olahraga seperti sepada motor trakyel, sepeda gunung dan sebagainya.
Tinggal sekarang bagaimana kita dapat mengembangkan lokasi ini, menjadi lokasi yang produktif  walaupun daerahnya terletak di perbukitan, tapi tidak begitu terjang dan juram, udara sejuk, alamnya hijau, dipenuhi sebagian pohon-pohonan, sehingga daerah ini akan menjadi daerah harapan kedepannya di Kota Padang. Ujar Wardas Tanjung.
Dalam kesempatn itu, Ninik Mamak Sungkai Angku Jamaan Rajo Rajin mengatakan sangat berterima kasih pada mahasiswa UPI Padang yang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Sungkai tahun 2014 lalu, mengajak anak-anak Sungkai untuk belajar membuat pupuk Organik dan Biogas, hal hasil anak-anak kami dapat menyerap ilmu yang berfanfaat dan mempratekannya.
 Setelah itu, para mahasiswa UPI yang KKN,  mengumpulkan para ninik mamak dan para orang tua mengajak untuk menanam pohon, di tanah yang kosong dengan cara bergoro. Hal hasil kami mengikuti petunjuk dari anak-anak mahasiswa, sehingga lokasi ini semakin hijau karena pohon-pohon ditanam sudah  tumbuh.
Disamping itu, kami juga di ajari cara   membuat pupuk organik dan Biogas,  sehingga ketergantungan  kami dengan pupuk sudah berkurang, pupuk organik ini sangat membantu dan menguntungkan kami dan juga tanah kami semakin subur, ujar Angku Jamaan.
Mengakhiri acara ini, Walikota menyerahkan bantuan sapi sebanyak 4 ekor,  terdiri dari 3 ekor bantuan  PU Kota Padang dan satu ekor dari Walikota Padang, serta bibit buah-buahan dari Dinas Pernakhut Kota Padang sebanyak 500 batang. ( Humas- Padang
)


Post a Comment