Ads (728x90)

PADANGPOS,
Dinas Pasar Kota Padang terpaksa mengambil tindakan tegas bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) sekitar kawasan air mancur Pasar Raya Padang yang masih membandel dengan mulai berjualan sejak pagi hari.

Dalam beberapa kali penertiban sebelumnya, Dinas Pasar telah memberikan aturan bahwa PKL boleh berjualan mulai pukul 15.00WIB. Namun, kenyataannya, masih banyak yang sudah berjualan sejak pagi.

Dalam penertiban Senin (16/3), Dinas Pasar mengamankan sedikitnya 200 payung dan lapak milik PKL yang dibentangkan keluar dari batas garis yang sudah ditentukan. Lapak dan payung yang telah diamankan tersebut dibawa ke kantor Dinas Pasar.

Pedagang selanjutnya tidak bisa dengan mudah mengambil kembali lapak dan payungnya. Mereka akan dikenakan sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

"Untuk mengeluarkannya nanti butuh proses beberapa hari. Tidak semudah itu saja nanti mereka untuk mengeluarkan payung-payung tersebut," kata Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Hendrizal Azhar kepada padangmedia.com di lokasi penertiban.

Dalam penertiban hari ini, Dinas Pasar melakukan sweeping mulai dari Simpang Kandang menuju ke Pasar Raya dan Pasar Baru. Hendrizal mengaku, pihaknya akan tetap konsisten dalam melakukan penataan dan penertiban.

Ia tak menampik bila ada pihak-pihak yang bermain dalam persoalan di Pasar Raya Padang. Namun, jika yang bermain itu adalah oknum di dinas yang dibawahinya, ia berjanji akan memberikan sanksi tegas seperti pemindahan, penangguhan jabatan atau memberhentikan bagi yang masih berstatus honor.

Dalam penertiban kali ini, Hendrizal didampingi Kabid K3 Pasar Raya, Deni Harzandi dan petugas Dinas Pasar. Penertiban juga dikawal oleh petugas dari kepolisian. dikutib dari padang media.com

Post a Comment