Ads (728x90)

PADANGPOS  (Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengembalikan sisa tunjangan operasional gubernur sebesar Rp 4,8 miliar. Pengembalian ini sebenarnya sudah dilakukan sejak akhir 2014 lalu.

Basuki yang karib disapa Ahok itu mengunggah bukti pengembalian tunjangan operasional jabatannya itu di website resminya yakni ahok.org, pada 10 Maret 2015 kemarin. Tertera 1 lembar rincian penerimaan dan penggunaan anggaran dan lainnya merupakan bukti tanda terima pengembalian dana ke kas daerah, Rabu,
(11/3).

Pada lembar pengembalian dana operasional gubernur, disebutkan, "Apabila tidak ada pengeluaran lain yang dibutuhkan, maka saldo anggaran penunjang operasional gubernur dan wakil gubernur 2014 sebesar Rp 4,8 miliar akan dikembalikan ke kas daerah."

"Setor ke kas daerah," tulis Ahok di lembar tersebut tertanggal 31 Desember 2014.

Sisa dana  tunjangan untuk Jokowi  tahun lalu masih menjabat sebagai Gubernur. Namun karena Jokowi cuti untuk kampanye Pilpres 2014, dana operasional tersebut tak digunakannya selama 4 bulan, yakni April, Mei, Agustus dan September 2014  total Rp 6,8 miliar.

Post a Comment