Ads (728x90)

                                                                                                        PADANGPOS  (Padang)
Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) meminta Wakil Kepala Polri Komjen Badrodin Haiti mengusut tuntas dan bersikap tegas terhadap anak buahnya yang meneror wartawan Tribun Lampung berinisial Rd.

Kemarin, sejumlah polisi berpakaian preman yang bertugas di wilayah hukum Polda Lampung secara tiba-tiba menyekap wartawan Tribun Lampung. Mereka memborgol, dan mengancam akan menembaknya.

Ketua AJI Suwarjoni memprotes perlakuan polisi yang tidak profesional. "Kami mendesak Wakapolri menindak tegas mereka. Kami protes kepada Wakapolri atas sikap anak buahnya," kata Suwarjono di Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Menurutnya, perlakuan aparat kepolisian Lampung sudah merupakan upaya teror yang luar biasa, sehingga korban mengalami trauma. AJI mengutuk keras cara-cara yang dilakukan personel kepolisian itu.

Pascakejadian, Rd mengaku masuk trauma. "Sampai sekarang saya ketakutan setelah diperlakukan seperti teroris. Yang saya pikir juga adalah keselamatan istri dan anak saya," katanya.

Sebanyak lima orang pria yang mengaku polisi dengan berpakaian preman masuk ke kediamannya. Seorang di antaranya langsung membekap. Yang lain kemudian memborgol kedua tangan. dikutib dari Tribun.

Post a Comment