Ads (728x90)

PADANGPOS  (Jakarta)  
Anggota DPD RI dari DKI Jakarta Dailami Firdaus menyesalkan sikap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berata kurang santun di depan publik. Menurutnya, perkataan Ahok, preseden terburuk dalam sejarah kepemimpinan DKI Jakarta.

Dalam sejarah Republik Indonesia baru kali ini ada gubernur yang terus mengeluarkan kata-kata yang kurang beretika dan seringkali mempermalukan orang di depan umum. Ahok lebih mengedepankan perilaku kasar daripada mengedepankan solusi atas permasalahan yang ada," ujar Dailami, Jumat (20/3/2015).

Dailami yang juga Ketua Dewan Pembina Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) ini berpendapat, mengumbar kata-kata yang tidak pantas di depan dan di ruang publik bukanlah contoh yang baik.
Apalagi hal itu dilakukan oleh seorang gubernur yang merupakan pejabat publik. "Itu namanya memberi contoh yang tidak baik kepada masyarakat," tegasnya lagi.

Dalam pandangan Dailami, tindakan Ahok yang sering menyerang secara verbal pihak lain tanpa memiliki rasa kepantasan dan kesadaran sangat tidak produktif bagi penyelesaian tugas-tugasnya sebagai gubernur.

Bahkan, komunikasi buruk yang ditampilkan Ahok hanya menunjukkan ketidakmampuannya melaksanakan tugas. Dan ini merugikan masyarakat Jakarta.

"Saya jadi ingat pepatah yang mengatakan, 'kalau satu jari kita menunjuk ke orang lain, empat jarinya nunjuk ke diri sendiri," pungkas Dailami. di kutib dari tribun

Post a Comment