Ads (728x90)

PADANGPOS, (Pasaman)
Anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tahun 2015 di Kabupaten Pasaman mencapai Rp58,5 Miliar.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pasaman, Khairil Anwar, mengatakan, untuk dana BOS, pihaknya telah mengajukan ke Pemerintah Provinsi, dan telah ada MOU, dari laporan terakhir telah ada sekolah di Pasaman yang menerima bantuan tersebut.

“Proses pencairan dana BOS tersebut tetap menggunakan sistem yang sudah berjalan, yakni dana dikirim dari pemerintah pusat ke pemerintah provinsi, setelah itu langsung dikirim ke masing-masing sekolah penerima dana bantuan tersebut, dan tidak ada melalui rekening pemerintah daerah ataupun Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman,” terangnya.

Diakuinya, pihak Dikdik Pasaman memang sulit untuk mengetahui apakah dana BOS tersebut telah masuk ke semua sekolah atau tidak. Hal tersebut dikarenakan dana BOS tersebut langsung masuk ke rekening sekolah yang bersangkutan langsung.

Ia juga mengatakan, dana BOS yang diterima sekolah itu, berdasarkan jumlah siswa yang ada, dimana tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Itu terjadi di semua jenjang pendidikan, baik jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK sederajat.

Dana BOS yang diperoleh pada jenjang SMA pada 2015, meningkat Rp 1,2 juta per siswa per tahun, dari semula, Rp 1 juta per siswa per tahun.

Demikian juga dengan tingkat SMP dari Rp 710 ribu pada tahun lalu, menjadi Rp 1 juta per siswa per tahun pada 2015 ini, dan untuk tingkat SD naik dari Rp 580 ribu menjadi Rp 800 ribu.

Berdasarkan jumlah pelajar di semua jenjang pendidikan di kabupaten tersebut, jumlah dana BOS yang mengalir ke daerah itu mencapai Rp 54.584.400.000, di mana untuk tingkat SD ada sebanyak 40.034 pelajar, dengan jumlah sebanyak 242 sekolah dengan dana Rp 32.027.200.000.

Kemudian untuk tingkat SMP dengan jumlah pelajar 10.502 siswa, sehingga dana bos yang diterima mencapai Rp 10.502.000.000,. Demikian juga tingkat SMA dimana jumlah peserta didiknya mencapai 10.046 orang, dengan jumlah dana Bos Rp 12.055.200.000.

“Kita berharap dana Bos tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya oleh sekolah, sehingga pendidikan gratis yang juga telah diprogramkan oleh pemerintah daerah ini, juga dapat lebih baik lagi, dengan adanya dukungan dari dana Bos ini,” ujarnya. (*)

Post a Comment