Ads (728x90)

PADANGPOS,    (Jakarta)
Pimpinan DPR meminta kedua kubu Golkar baik Agung Laksono dan Aburizal Bakrie untuk bersikap dingin dan menahan diri.

 Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon pascaperebutan ruangan Fraksi Golkar di Lantai 12 Gedung Nusantara 1 DPR.

Fadli mengatakan sebelum ada keputusan resmi dari pimpinan DPR, dua kubu tersebut tidak diperkenankan berebut Fraksi Golkar.‎

"Kita sepakat untuk cooling down dan status quo dengan situasi yang sekarang," kata Fa‎dli di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (31/3/2015).

‎Oleh karenanya, Politisi Gerindra menuturkan sampai saat ini Fraksi Partai Golkar di DPR masih dijabat oleh Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo.

Ia meminta supaya untuk saat ini Fraksi Golkar untuk menunggu putusan Pimpinan DPR. Putusan itu akan ditentukan setelah rapat pimpinan yang rencananya digelar hari ini dan akan dibawa ke Badan Musyawarah (Bamus) untuk dijadwalkan rapat paripurna.

"Jadi untuk saat ini, pimpinan Fraksi masih Ade Komarudin sampai ada penetapan lewat surat ketetapan di DPR yang keluar di paripurna," ujarnya.

Sebelumnya,‎ rapat mediasi Fraksi Golkar antara kubu Agung Laksono dengan Aburizal Bakrie akhirnya selesai. Rapat yang digelar di ruang Fraksi Golkar Lantai 12 Gedung Nusantara I DPR berlangsung sekitar tiga jam.

Awalnya, Ketua DPP kubu Agung, Dave Laksono mengatakan saat ini Fraksi G‎olkar dalam status quo hingga digelar Rapat Paripurna pada Kamis 2 April 2015. "Besok rapim, ruangan pimpinan dikosongkan dahulu," kata Dave Laksono di ruang Fraksi Golkar, Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/3/2015).

Sedangkan Ketua DPP Golkar versi Ical, Tantowi Yahya mengatakan suasana dalam rapat berlangsung baik antar sesama kader partai. Disepakati, kata Tantowi, segala sesuatunya menunggu keputusan pimpinan dewan.

"Bahwa hasil usulan mereka dibawa ke rapat pimpinan lalu dibawa ke paripurna karena dua Pimpinan di luar negeri, Setya Novanto dan Fahri Hamzah," kata Tantowi. dikutib dari tribun.

Post a Comment