Ads (728x90)

PADANGPOS,
Penghancuran situs-situs bersejarah di Irak oleh milisi Negara Islam di Irak dan Suriah alias ISIS meluas. Setelah museum di Mosul dan kota Nimrud, kota Hatra yang masuk Situs Warisan Dunia PBB dibuldoser NIIS, Sabtu (7/3).

PBB menyebut, itu serangan pada sejarah kota-kota Arab Islam. Pembasmian budaya terus berjalan di Irak.

Penghancuran sisa-sisa peninggalan bersejarah di kota kuno Hatra itu diungkapkan para pejabat Kementerian Pariwisata dan Peninggalan Purbakala Irak, Sabtu lalu.

Mereka menerima kabar dari kota Mosul, yang saat ini dikuasai milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS), Sabtu itu situs di Hatra dihancurkan.

Belum diketahui, seberapa parah kerusakan akibat penghancuran kota Hatra. Menurut pejabat kementerian, pihaknya belum menerima gambar apa pun terkait level kerusakan di Hatra.

Seorang warga setempat menuturkan kepada kantor berita Reuters, ia mendengar ledakan kuat di Hatra, Sabtu dini hari. Ia menambahkan, beberapa warga terdekat dengan lokasi penghancuran menyampaikan kabar bahwa milisi NIIS menghancurkan sebagian bangunan di kota itu dan meratakan sebagian bangunan tersebut.

Saeed Mamuzini, pejabat Kurdi Mosul, mengatakan, milisi NIIS menggunakan bahan-bahan peledak untuk menghancurkan bangunan-bangunan di Hatra, selain juga meratakannya dengan tanah. Sebelum Hatra dihancurkan, artefak-artefak di kota itu dijarah sejak Kamis lalu.

"Penghancuran Hatra menandai titik balik dalam strategi mengerikan dari pembasmian budaya yang sedang berlangsung di Irak," kata Irina Bokova, Kepala Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

Post a Comment