Ads (728x90)

PADANGPOS  (Jakarta)
Nenek perkasa ini ikut bergabung dengan penduduk desa lainnya di dekat hutan lindung di Nagan Raya, Aceh. Mereka mengerumuni akik 20 ton yang tengah ramai diperbincangkan.

Nenek berusia 60 tahun lebih ini ikut bekerja, mengangkut bongkahan batu dari lokasi hutan lindung ke rumah dinas Ketua DPRD Nagan Raya.

"Sehari nenek itu mampu angkat 40 Kg. Sekali jalan 20 Kg, kemudian balik lagi ambil 20 Kg," terang seorang warga Khairul Sondakh yang sempat mengambil gambar sang nenek di lokasi dan mengirimkannya ke pasangmata.com akhir pekan lalu.

Uang yang dibayarkan untuk si nenek, 1 Kg Rp 10 ribu. Jadi dalam sehari nenek mendapatkan uang Rp 400 ribu.

"Jalan dari lokasi ke rumah Ketua DPRD 1 jam, itu jalannya naik turun medannya berat juga," terang Khairul.

Tak hanya si nenek, warga lainnya juga ikut meraup rezeki dari bongkahan batu itu. Ada puluhan warga yang sudah ikut terjun menjadi pengangkut batu.

"Dalam sehari, kabarnya pihak Pemkab keluar uang Rp 35 juta untuk biaya pengangkutan," tegas Khairul.

Post a Comment