Ads (728x90)

PADANGPOS, (Jakarta)
Ketua DPP Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional IX Jakarta, Ace Hasan Syadzily, tidak khawatir pada rencana pengurus Golkar hasil Munas Bali yang akan menyatakan sikap bersama menolak kepengurusan Golkar versi Munas Jakarta.

Menurut Ace, perselisihan di internal Golkar telah berakhir dengan keluarnya putusan Mahkamah Partai yang ia anggap mengakui kepengurusan hasil Munas Jakarta.

"Silakan saja melakukan langkah politik untuk mempertahankan eksistensi mereka," kata Ace saat dihubungi, Selasa (10/3/2015).

Ace menjelaskan, penyelesaian perselisihan di internal Golkar telah dilakukan dengan mekanisme yang ada. Jalur pengadilan telah sama-sama ditempuh oleh pengurus Munas Jakarta melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan pengurus Munas Bali melalui PN Jakarta Barat.

Menurut Ace, keputusan pengadilan sama-sama mengembalikan perselisihan agar diselesaikan melalui mekanisme internal. Ia heran ketika pengurus hasil Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie tidak mengakui putusan Mahkamah Partai.

"Mahkamah Partai kan sudah digelar. Kubu Aburizal pun hadir dalam persidangan di Mahkamah Partai. Hasilnya kan sudah jelas Mahkamah Partai telah menghasilkan putusan," ujar dia.

Hari ini, kubu Aburizal Bakrie berencana membuat pernyataan bersama menolak kepengurusan Golkar hasil Munas Jakarta yang dipimpin Agung Laksono. Pernyataan itu akan disampaikan di Hotel Sahid, Jakarta, pada sore nanti dengan melibatkan seluruh Ketua DPD Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Secara terpisah, Kementerian Hukum dan HAM juga berencana menyampaikan keterangan pers terkait konflik di internal Golkar pada siang ini. Setelah itu, kubu Agung Laksono akan menyikapi keputusan tersebut di Kantor DPP Partai Golkar. (Indra Akuntono)

Post a Comment