Ads (728x90)

PADANGPOS  (Padang),
Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah kembali 'bergerilya' ke beberapa kantor - kantor SKPD melakukan inspeksi dadakan. Yang disasar kali ini, Dinas Kelautan dan Perikanan, juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang kantornya bersebelahan di Jalan Samudera, Kamis (4/3).

Mahyeldi mendapati 22 orang pegawai di Dinas Kelautan dan Perikanan tidak mengenakan atribut lengkap seperti pin KORPRI dan pin "Saya Anti Sogok". Diantaranya pun masih ada yang terlambat. Sedangkan di Dinas Pariwisata yang mendapat giliran disidak berikutnya, Walikota mengabsen seluruh pegawai. Hasilnya, kehadiran pegawai lengkap di dinas ini.

"Saya tidak ingin lagi melihat pegawai bermalas - malasan, apalagi pada jam dinas. Kita dituntut untuk serius dalam mengawal program - program yang sudah digulirkan," ujar Mahyeldi.

Wako menambahkan, terlebih saat ini Pemko Padang sedang mengunggulkan pariwisata sebagai primadona serta program kelautan dalam mempersiapkan diri untuk tuan rumah KTT Menlu negara - negara Indian Ocean Rim Association (IORA).

"Kembali saya tegaskan, tidak boleh terlambat, berlambat - lambat, memperlambat apalagi menghambat," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Walikota Padang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Asnel yang kemudian ditugaskan untuk memberikan stresing kepada pegawai yang terlambat dan tidak memakai atribut lengkap.(du/tf)

Post a Comment