Ads (728x90)


                                                                                                        PADANGPOS,  (Padang)

Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat bisa dikatakan LPS yang paling serius mendukung program kebersihan di Kota Padang. 

Selain membentuk struktur kepengurusan yang rapi, LPS diketuai Liang Hong Foi alias Hongky ini juga telah memiliki kantor sekretariat serta alat kelengkapan kerja.

Menurut Hongky, pihaknya membagi empat tim untuk pengambilan sampah di 33 RT dan 11 RW di kelurahan yang terdiri dari 1.214 rumah tangga ini. Semua rumah tangga tersebut selalu diambil sampahnya oleh LPS.

"Kami mendapat dukungan dari Lurah dan seluruh perangkatnya sehingga memudahkan kami di LPS berkoordinasi dengan semua pengurus RW dan RT," ujar Honhky saat di temui di 'markas' LPS yang bersebelahan dengan Kantor Lurah Kampung Pondok, Sabtu (7/3).

Pengurus LPS pun bersemangat, kata Hongky, lantaran masyarakat Kampung Pondok yang dikenal heterogen ini antusias mendukung keberadaan LPS. Sebab, warga tidak perlu susah - susah lagi membuang sampah ke penampungan sementata.

"Warga cukup menaroh sampah yang sudah dikantongi di depan rumah masing - masing. Pada jam tertentu akan diambil oleh petugas," tutur pria yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat setempat.
Hongky menambahkan, melihat cara kerja dari LPS ini membuat tertarik sejumlah peneliti dari Mercy Corps Internasional untuk melakukan observasi.

"Disamping itu mereka tertarik untuk bekerjasama dalam pengelolaan sampah untuk komposter dan daur ulang,” tukasnya.

Sementara itu, Lurah Kampung Pondok Jasmi mengungkapkan, terbentuknya LPS ini disambut warga dengan antusias.

"Dukungan masyarakat itu membuat kita optimis bisa menjalankan berbagai program pengelolaan sampah dalam mendukung Padang Bersih yang dicanangkan Pemerintah Kota Padang," ungkapnya.
Jasmi melanjutkan, LPS yang dimotori Hongky dan kawan - kawan lalu mempersiapkan segala sesuatu. Mulai dari menyusun pengurus dan petugas hingga mendata rumah tangga yang akan diambil sampahnya sampai membuat sekretariat.

"Hingga sekarang sudah satu bulan LPS ini bekerja. Petugasnya mendapat gaji dari partisipasi masyarakat,"ujar Jasmi.

Rencananya, LPS Kampung Pondok ini akan dilaunching secara resmi oleh Walikota Padang pada Senin (9/3), sekaligus penempatan kantor sekretariat. Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah.

"Peresmian ini dimaksudkan sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat tentang kebersihan," tukas Jasmi.(der)

Post a Comment