Ads (728x90)


                                                                                                        PADANGPOS (Padang)
Sampah yang kerap merusak pemandangan di permukaan Danau Cimpago, Purus ternyata juga menjadi keluhan warga setempat. Disamping menyebabkan air danau buatan tersebut berair hitam pekat juga menimbulkan bau yang tak sedap.

"Ini memang perlu penanganan segera. Sebab danau buatan ini bukan untuk penampung limbah melainkan penampung air hujan dan hilir dari drainase yang ada di kawasan Purus dan Olo,” kata Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat berdialog dengan warga usai shalat Jumat di Masjid Nurul Anhar, Purus, Kecamatan Padang Barat, Jumat (6/3).

Menurut Mahyeldi, Pemerintah Kota Padang telah melakukan pembersihan drainase melalui gerakan gotong royong yang dimotori Camat, Muspika dan anggota DPRD beberapa waktu lalu. Juga melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) dikerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan drainase, serta pengangkutan sampah dan sedimen oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

"Jika masih ada sampah yang dibuang ke saluran air, apalagi membuang limbah, maka masyarakat harus diingatkan tentang dampak dari perbuatan tersebut," ujar Walikota Mahyeldi dalam kegiatan yang disebut Jumat Keliling ini. Dimana beberapa pimpinan SKPD, Camat dan Lurah juga turut hadir.

Ia menambahkan, terutama limbah dari Rusunawa (Rumah Susun Sewa) Purus akan dicari alternatif pembuangannya, agar tidak langsung ke Danau Cimpago.

"Jika ingin Danau Cimpago bersih, jangan buang sampah ke drainase. Masyarakat harus bersama - sama menjaga kebersihannya," tukas Wako.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Muswendri Evites menyebutkan, selain melakukan pembersihan dan pengerukan drainase di kawasan Purus, dari Balai Sungai juga akan melakukan pembersihan danau tersebut agar dapat maksimal menampung air pasang dari laut.

"Dengan demikian air pasang tidak lagi menyebabkan banjir di pemukiman warga,” imbuhnya.
Untuk menunjang pariwisata, di sekitar kawasan Danau Cimpago akan dibuat pedistrian. "Nantinya pedistrian ini dapat dinikmati pengunjung pantai. Didukung pula dengan keberadaan Lapau Panjang Cimpago tempat pengunjung menikmati minuman dan makanan sambil melihat ke danau dan pemandangan pantai," ungkapnya.

Hal ini menjawab pertanyaan warga, Suardi (47) yang disampaikan dalam dialog tersebut.
”Kami ingin Pemerintah Kota Padang dapat mengatasi hal ini. Bagaimana Danau Cimpago ini bebas dari sampah agar airnya jernih sehingga bisa menjadi salah satu daya tarik wisata,” kata Suardi.(du/tf)

Post a Comment