Ads (728x90)

PADANGPOS  (Padang)
Menurut Windra Deddie, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Dinas Perhubungan Kota Padang, dalam lima tahun ini, Kota Padang sudah menjadi kota cayber atau cyber city. Artinya, segala bentuk pelayanan sudah menggunakan tekhnologi informasi (TI). Misalnya, sebuah puskesemas yang menggunakan TI, dimonitor oleh pimpinan kota oleh TI juga.

"Pada sebuah puskesmas yang menerapkan TI, maka dapat dikontrol pimpinan kota pelayanannya melalui TI pula. Misalnya, di puskesmas itu dipantau poli giginya, akan terlihat berapa orang pasien yang antre, dan berapa yang sudah dilayani di puskesmas tersebut. Demikian juga pada KP2T, misalnya ada 100 orang yang mengurus perizinan, akan terlihat berapa yang mengurus izin gangguan, dan berapa yang mengurus izin lainnya," ungkapnya, Selasa (10/3/2015).

Termasuk, ujar Windra Deddie lagi, akan diterapkan office otomation atau surat elektronik, yatu otomasi perkantoran. Misalnya ada surat atau telaah staf, dibuat secara elektronik dari bawah sampai ke atas. Walau Walikota, Wakil Walikota, dan Sekretaris Daerah dimana pun, dia dapat memantau perjalanan surat tersebut sekaligus mendisposisinya melalui gadget mereka.

"Aplikasinya tentu kita bangun. Namun untuk e-surat sudah ada aplikasinya. Kegiatan ini harus didukung anggaran yang cukup, sehingga terlaksana sesuai harapan Walikota, apalagi kegiatan ini sudah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional, yaitu penataan tata laksana pemerintahan. Salah satu cyber city di Indonesia adalah Kota Bogor," ujar putra Lubuk Begalung ini.

Saat ini anggarannya terdistribusi dalam beberapa kegiatan. Misalnya pembuatan jaringan dianggarkan Rp45 juta, dan ada juga anggaran pembuatan sistem. Pada prinsipnya, kegiatan ini didukung penuh Walikota dan Wakil Wakil Walikota. Bahkan dalam SOTK yang baru ada dinas tersendiri yang diusulkan untuk mengurus ini, namun terkendala oleh persoalan lain.

Sebagaimana diketahui, cyber city adalah sebuah konsep kota masa depan yang berbasis teknologi informasi tingkat lanjut. Sebuah kota dengan konsep cyber city yang telah mapan akan menjadi sebuah kota yang terkoneksi di seluruh bidang. Berbagai kebutuhan masyarakat kota dalam dalam berbagai bidang, baik ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan lain-lain tersaji dalam satu konsep yang saling berhubungan. Ujung-ujungnya konsep cyber city sebenarnya adalah harapan  untuk dapat meningkatkan kualitas kehidupan warga sebuah kota. (tf)

Post a Comment