Ads (728x90)



PADANGPOS  (Padang)
Pantai Air Manis dan Batu Malin Kundang merupakan objek wisata di Desa Aie Mani, Kelurahan Aie Manih,  Kec. Padang Selatan, Kota Padang telah populer hingga kebelahan dunia. Tidak jauh dari Batu Malin Kundang tersebut terdapat bebatuan besar adalah kapal besar milik Malin Kundang yang berlabuh dan berubah menjadi batu.

Tapi kini,  Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu itu, telah terbenam pula oleh pasir pantai. Ombak  yang tak henti-hentinya berdebur juga tak memperdulikannya. Kasihan Malin Kundang telah nyaris terbenam, ucap Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, MM didampingi Kepala Dinas TRTB Afrizal , BR, Kadis Kebersihan dan Pertamanan H. Afrizal Khaidir, Kadishubkominfo Rudy Rinaldy, Andre H. Algamar dari  Satpol PP, Kadis PU Musriwendi dan Kadis Kebudayaan, Pariwisata Dian Fackri, Selasa (10/3)  

Untuk itu Pemerintah Kota Padang berencana  membenahi dan menata kembali objek wisata Pantai Air Manis, para  Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menghambat pemandangan ke lautan, serta   yang berada di kawasan Batu Malin Kundang segera dipindahkan lokasinya ke pinggir bukit menghadap ke sungai dan laut. 

Setelah itu, mengembalikan kondisi Batu Malin Kundang seperti dulu lagi, kapal sedang bersandar di muara sungai. Dan   kembali menghidupkan aliran sungai yang sekarang tertutup pasir,  hingga batu Malin Kundang,. Menyediakan areal perparkiran yang nyaman untuk kendaraan para pengunjung, sebut Emzalmi

Maka untuk itu diminta para PKL untuk bersedia pindah agar tidak terganggu dengan pekerjaan yang segera dilaksanakan. Dan sejalan dengan itu, pembenahan objek wisata pantai Air Manis itu akan melibatkan beberapa kepala SKPD, diantaranya Dinas Perindag Tamben terhadap pengelolaan dan penataan PKL, Dinas Kebersihan dan Pertamanan tentang kebersihan lingkungan, Dishubkominfo tentang areal parkir dan jalan, Dinas PU tentang pengerukkan kembali aliran sugai menuju batu Malin Kundang.dan Pengelola Objek Wisata (BPOW) dari warga sekitarnya.

Mereka juga akan berfungsi mengawasi pantai yang populer dengan batu Malin Kundang tersebut, serta kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi. Menciptakan kenyamanan, ketentraman, kebersihan dan  keindahan. Sehingga para pengunjung  kembali ramai lagi mengunjungi pantai Air Manis. Ini yang kita harapkan bersama, ujar Emzalmi. 


Dan kalau Pantai Air Manis nyaman, tentram, bersih, indan dan  mengasikkan ditambah pula keramah tamahan BPOW, maka orang akan kembali berkunjung ke pantai kabanggaan, Air Manis. Pantai Air Manis bila telah jadi tujuan masyarakat untuk menghabiskan waktu untuk berlibur, ramai, maka otomatis warga disekitarnya akan mengalami peningkatan pendapatannya. Mereka jadi sejahtera. Untuk  itu, biasakanlah menyapa dengan senyum dan melayani dengan menyenangkan. (tf/ir)

Post a Comment