Ads (728x90)


PADANGPOS  (Padang)
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Susanto beserta rombongan yang terdiri dari 18 orang anggota DPRD disertai 20 orang pimpinan SKPD di Pemerintahan Kota (Pemkot) Semarang, menyambangi Pemko Padang.

Pertemuan yang dilangsungkan di Gedung Abu Bakar Jaar, Selasa (10/3), dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) selaku Panitia Khusus (Pansus) Raperda DPRD Semarang ke Pemko Padang perihal penanggulangan Kemiskinan. Dalam kesempatan itu, rombongan disambut Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Padang, Wedistar beserta beberapa pimpinan SKPD Pemko Padang.

Selaku pimpinan rombongan, Joko Susanto dalam sambutan mengatakan, Kunker ke Pemerintah Kota Padang terkait memperkuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penanggulangan Kemiskinan bagi DPRD Kota Semarang dan Pemkot Semarang ke depan. Disamping itu, Pansus DPRD Semarang juga ingin mengetahui berbagai upaya dan langkah-lakah yang dilakukan Pemko Padang dalam menanggulangi kemiskinan.

“Untuk itu, melalui Kunker kali ini, menjadi masukan bagi kami dalam menyusun Raperda kemiskinan yang perlu disempurnakan kembali di Semarang,” sebut Joko.

Joko melanjutkan, ia beserta rombongan juga ingin mengetahui apakah Kota Padang mengadakan pendataan warga miskin atau memakai data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Kemudian, dalam menanggulangi kemiskinan, apakah dilakukan dengan pemberian bantuan sosial, asuransi kematian dan bagaimana pemeliharaannya secara berkelanjutan.

“Jadi, melalui kunker ini, kami mendapatkan berbagai masukan dan perbandingan untuk mampu mengambil kesimpulan dan hal-hal yang positif. Sehingga kita mampu menyusun Raperda kemiskinan yang bersumber dari masalah pendidikan dan kesehatan selama ini dapat teratasi. Karena penduduk Semarang saat ini yang berjumlah 1,7 Juta jiwa lebih memiliki masyarakat miskin masih 26,41 persen dari 111.558 Kepala Keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan, Wedistar sangat menyambut baik kedatangan rombongan dari Pansus DPRD Kota Semarang. Terkait penanggulangan kemiskinan, ia menjelaskan, Kota Padang saat ini memang telah memiliki lembaga yang mengelolanya dengan baik dari lembaga pemerintah maupun swasta.

“Sehingga, masyarakat sangat merasakan beberapa program yang dilakukan pemerintah khususnya dalam menanggulangi kemiskinan,” terang Wedistar.

Wedistar melanjutkan, Pemko Padang bersama Lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang dan lain-lain memang berjalan dengan baik sejauh ini. Beberapa program untuk mengurangi kemiskinan telah dilakukan, seperti bedah rumah, bantuan sosial, penyediaan lapangan kerja dan menggerakkan pendirian koperasi dan UMKM yang diusahakan ada di masing-masing kelurahan.

“Upaya ini terus kita lakukan, agar angka kemiskinan yang masih menyisakan 10 persen dari jumlah penduduk 1 Juta jiwa lebih di Kota Padang dapat teratasi,” ujar Asisten mengakhiri.(david)
teks foto : Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Padang, Wedistar menerima cendera mata dari Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Susanto. (tf)

Post a Comment