Ads (728x90)

PADANGPOS,   (Jakarta)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terus memantau polemik yang terjadi di internal Golkar. Dirinya pun prihatin dengan kondisi Golkar saat ini terlebih adanya perebutan paksa ruang Fraksi partai berlambang pohon beringin itu di DPR.

"Saya prihatin kalau politik di Indonesia sudah main secara fisik begitu," sesal Prabowo usai menghadiri KONI Award 2014 di JCC Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2015).

Seperti diketahui konflik Golkar masih belum berujung pada kata damai. Kedua kubu baik Munas Ancol maupun Munas Bali masih bersikeras mempertahankan pendapat masing-masing yang menganggap paling sah. Padahal Menkumham telah mengeluarkan SK untuk pengesahan kubu Munas Ancol.

Seperti diketahui, Golkar kubu Agung Laksono terus mencoba membuka pintu ruangan fraksi di DPR yang terkunci. Seseorang yang disuruh kubu Agung Laksono dengan membawa alat-alat bangunan mencoba membuka pintu tersebut.

Sekretaris Fraksi Golkar kubu Agung Laksono, Faya khun Andriardi mengawasi orang yang mencoba membuka pintu tersebut. Sekitar lima menit, ia membongkar kunci pintu yang tertahan keramik lantai.

Namun, saat Fayakhun akan membuka pintu‎, dari dalam ditutup meja besar. Sehingga pintu pun tidak dapat terbuka.

"Dipalangin lagi nih, meja, box surat. Yang memalang Pamdal," kata Fayakhun di ruangan Fraksi Golkar, Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/3/2015).

‎Terdengar ada seseorang penjaga keamanan jatuh dari meja. Ia lalu dibopong keluar. Pintu pun akhirnya terbuka sedikit. 

Fayakhun kemudian mencoba masuk ke dalam ruangan fraksi Golkar.Rombongan Golkar versi Agung Laksono terdiri dari Agus Gumiwang Kartasasmita, Dave Laksono, Fa‎yakhun Andriadi, Ibnu Munzir, Yorrys Raweyai, Eni Saragih, Markus Mekeng, Bowo Pangarso, Airlangga Hartarto dan Azhar Romli. di kutib dari tribun.

Post a Comment