Ads (728x90)

PADANGPOS,  (Tokio),
Kunjungan wisatawan China ke Jepang kini semakin banyak lagi setelah tahun lalu "menghilang" gara-gara gerakan anti Jepang dan unjuk rasa di mana-mana anti Jepang di China yang kuat sekali September 2013. Tapi kunjungan wisatawan China yang banyak kembali ke Jepang rupanya banyak yang bertujuan sebagai wisatawan seks.

Salah stau tujuan utama wisatawan Jepang adalah Tobita Shinichi yang menurut laporan majalah Shukan Jitsuwa edisi 9 April 2015, membuat kewalahan para PSK di sana, satu hari sedikitnya harus melayani 10 tamu dari China.

Berlokasi di daerah Nishinari kota Osaka tersebut, memang tempat lokalisasi PSK yang terdiri dari banyak ryotei, tempat penginapan sementara untuk bermain seks, dan dilengkapi berbagai macam wanita PSK yang siap bekerja bagi tamu yang hadir di sana.

Banyaknya tamu China tersebut, membuat PSK China yang tinggal di Jepang pun semakin banyak "menyerbu" daerah lokalisasi PSK tersebut karena tampaknya bermain seks dengan komunikasi yang tidak nyambung mungkin agak mengurangi jumlah tamu China ke sana.

“Tobita Shinchi merupakan bagian menarik tempat wisatawan khususnya kalangan China di malam hari, karena memang akhir-akhi rini banyak sekali wisatawan China kembali membanjiri Jepang lagi," papar sumber Tribunnews.com sore ini (30/3/2015).

Seorang guide atau pemandu di daerah lokalisasi tersebut tampaknya telah siap pula yang memiliki kemampuan dua bahasa, Jepang dan China sehingga cara pembayaran tamu China pun dengan mudah dapat dijelaskan para pemandu tersebut.

Begitu banyak tamu China yang ingin bermain seks di sana, sehingga para PSK kini sudah siap dengan obat-obatan anti penyakit kelamin, "Banyak tamu China akhir2 ini di sini, kita juga siap dengan obat anti penyakit kelamin atau minta mereka pakai kondom kalau main," papar seorang PSK.

Dunia PSK memang menyatu dengan dunia mafia bawah tanah sehingga obat-obatan yang seharusnya pakai resep pun bisa diperoleh di sana, obat demi proteksi para PSK juga, proteksi kelaminnya, kesehatannya maupun kulitnya dari segala bentuk permainan seks yang dilakukan tamunya.

Karena obat keras tersebut yang seharusnya diperoleh menggunakan resep dokter tapi bisa dibeli bebas di dunia bawah tanah, akibatnya juga besar, bisa membuat orang meninggal pula kalau kesalahan pakai obat, termasuk obat perangsang pula.

"Seorang PSK pernah dibawa ke rumah sakit akibat kesalahan pakai obat perangsang sehingga sempat keluar busa dari mulutnya. Entah bagaimana nasibnya saat itu cukup ramai juga orang melihat kejadian tersebut," tambah PSK itu lagi.

PSK di Matsushima Shinchi daerah lokalisasi juga di bagian Barat Osaka, juga sadar akan penggunaan obat perangsang dan narkoba, "Semuanya kayaknya pakai obat macam-macam di sini, sudah jadi rahasia umum," papar PSK itu lagi.

Olehkarena itu tiap pribadi tampaknya sudah semakin hati2 dalam menjalankan profesinya, bukan hanya sebagai PSK tetapi dalam penggunaan berbagai macam aobat, apalagi kalau disodorkan oleh tamunya. di kutib dari tribun.

Post a Comment