Ads (728x90)


PADANGPOS,
PUTRI Amien Rais, Hanum Rais menyatakan bahwa kelompok Syiah yang merupakan aliran sempalan dalam Islam sangat meresahkan dan merupakan salah satu bentuk penodaan agama.

Menurut penulis buku “99 Cahaya di Langit Eropa” ini, pemerintah juga harus ikut serta berperan, karena kelompok Syiah juga telah berani bertindak anakistis.

“Ini sangat memprihatinkan ya, saya rasa perlu duduk bersama, tidak hanya masyarakat ya… tapi harus dimediasi oleh pemerintah,” jelas Hanum saat dikunjungi Komunitas Anti Syiah (KASIH) pada Sabtu, (07/03).

Ia melanjutkan, seharusnya pemerintah bertindak tegas atas tindakan-tindakan yang dilakukan oleh kelompok Syiah jika sudah sangat meresahkan. Sebagaimana diketahui, awal bulan ini kelompok Syiah telah melakukan penyerangan terhadap Majelis Az-Zikra di Sentul, Bogor.

“Karena sekarang ini bisa dibilang, sempalan-sempalan seperti itu semakin banyak dan sangat meresahkan, takutnya itu juga termasuk penodaan agama, apalagi.. dari pemerintah sendiri tidak ada action, jadi seperti dibiarkan,” ujar Hanum.

Terakhir, Hanum berpesan kepada kaum muslimin, khususnya generasi muda agar tidak mudah emosional dan terpancing dalam menghadapi kelompok Syiah.

“Saya rasa kita harus tetap menahan diri, kita harus mencoba untuk tidak emosional, karena justru kalo kita emosional, kalo kita tersulut, justru itu yang mereka inginkan. Jadi kita harus hadapi dengan dingin tetapi juga kita harus punyaa sikap yang jelas bahwa kita menolak adanya hal-hal seperti itu (Syiah) dan kita tidak mau ini terjadi di Indonesia,” pungkasnya. [Fajar/Islampos]

Post a Comment