Ads (728x90)


PADANGPOS, (Padang)
Kepala Bidang Penertiban Eddy Asry, SH Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang katakan Satgas Kebersihan akan melaksanakan  berpatroli untuk melakukan Pantauan bagi masyarakat Padang yang membuang sampah sembarangan.

Di sepuluh titik pantauan dianatara jalan Khatib Sulaiman, Jalan Bagindo Aziz Chand, Jalan  S. Parman, M.Yamin, Kawasan A, Yani, Kawasan Ujung Gurun, Kawasan Pantai Padang, Kawasan Pasir Jambak, Kawasan Pantai Air Manis, dan Wilayah terminal angkot Jalan M yamin No 70 sesuai ketentuan Perda 12 tahun 2012, tentang Sampah" ujar Eddy kepada Padangpos.com di Ruang Kerjanya, Rabu, (18/3).

Eddy, menjelaskan Personil terdiri dari, " Pol- PP sebanyak 10 orang, POM AD 1 orang, POM AL 1 orang, POM AU 1 orang, anggota Kodim 1 org, anggota Polresta 2 org." Ujar Eddy
Adapun jadwal, tiap hari melakukan patroli pukul  09.00 WIB sampai 13:00  WIB. Untuk bagian pertama dan bagian kedua Pukul 13:00 WIB sampai Pukul 17:00 WIB,   setiap harinya, "tambah Eddy”

Kegiatan Patroli Satgas Sampah mulai efektif  9 maret 2015 lalu,  untuk patroli penindakan, sedangkan Bulan Januari sampai Maret,  Satgas Sampah baru melakukan teguran simpatik.
Lebih jauh Eddy, katakana, 9 sampai 18 maret belum ada di temukan pelanggar Perda sampah ini, di lakukan oleh masyarakat, secara terang-terangan membuang sampah di sembarangan tempat, seperti membuang sampah ke sungai, ke kali dan bukan di tempat pembuangan sampah. Dan juga bagi masyarakat yang membakar sampah  dibawah pohon pelindung.

Mungkin, disebabkan masyarakat sudah memahami dan mengerti tentang Perda No.21 Tahun 2012 serta sangsi di berikan kepada warga yang membuang sampah seenaknya,  karena itu. masyarakat takut  akan denda Rp. 5 juta atau  kurungan 3 bulan." Ujar Eddy.

 Tegas Eddy, Bagi masyarakat atau pemulung yang ketahuan membongkar sampah di dalam bak sampah di 10 titik yg telah di tetapkan akan di tangkap, karena sebagian sampah di ambil sudah acak-acakan bahkan akan bertebaran keluar dari bak sampah sehingga baun sampah di sekitarnya membuat rasa tak nyaman warga yang meliwati daerah tersebut.


Di samping itu, Eddy mengharapkan,agar masyarakat Kota Padang mengetahui Prosedur Penangkapan oleh Satgas Sampah ini, agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari," bagi setiap orang atau badan tidak pada tempatnya atau di sediakan membakar sampah di bawah pohon, membuang sampah ke Riol, di jalan trotoal, mengais sampah keluar kontainer/ bak sampah akan menjadi objek pelanggaran Perda No 21, Tahun 2012 tentang Sampah." Lanjutnya mengakhiri. (tf/ch)

Post a Comment