Ads (728x90)


Sekda Kota Padang Nasir Ahmad menyerahkan Cendra Mata
kepada Sekda Magelang Sugiharto, Kamis  (12/3)
PADANGPOS,  (Padang)
Kota Padang sebagai pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat cukup menjadi daya tarik bagi daerah lain di Indonesia. Tak hanya tertarik dengan pariwisata dan alamnya, akan tetapi juga dengan tata pemerintahan Kota Padang itu sendiri. Buktinya, Kamis (12/3) kemarin, tiga daerah datang berkunjung ke Pemerintah Kota Padang melakukan studi komparatif sambil ‘belajar’ sistem tata pemerintahan.

Ketiga daerah itu yakni Kota Magelang, Kota Sintang dan Kota Payakumbuh. Rombongan dari Kota Magelang dipimpin Sekda Sugiharto, Pansus I DPRD Payakumbuh dipimpin Wakil Ketua DPRD Wilman Singkuan dan rombongan dari Kota Sintang diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Padang, Nasir Ahmad di ruangan Abu Bakar Jaar, Kantor Balaikota Padang di Aia Pacah, Kamis (12/3) kemarin. 

Mereka juga disambut jajaran kerja di lingkup Pemko Padang diantaranya seperti Asisten III Bidang Administrasi, Corri Saidan, Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, Kabag Organisasi, Swesty Fanloni.

Sekda Magelang, Sugiharto dalam kunjungannya mengatakan, tujuan kedatangan bersama sejumlah wartawan media cetak dan elektronik salahsatunya belajar ke Pemko Padang. “Kami datang ke sini untuk belajar, melihat bagaimana penataan Kota Padang dan tata pemerintahannya. Ini sekaligus menjadi bekal bagi kami untuk dibawa ke Magelang,” katanya.

Rombongan sebanyak lebih kurang 45 orang dari Kota Magelang ini telah dua hari berada di Kota Padang. Diakui Sugiharto, dalam kunjungannya ke Kota Padang, cukup banyak pelajaran yang didapat. Pihaknya melihat tata ruang Kota Padang cukup menarik. Dimana seperti diketahui, penataan dan pembangunan wilayah Kota Padang berbasis mitigasi bencana. Wilayah timur Padang dikembangkan sebagai kawasan permukiman dan pusat pendidikan, wilayah barat yang berdekatan dengan pantai merupakan kawasan komersial perkotaan dan pusat bisnis. 

Sedangkan kawasan timur menjadi lokasi pengembangan kota. Penataan wilayah Kota Padang telah mengacu pada Peraturan Daerah (perda) tentang RTRW Kota Padang tahun 2010-2030.

Selain itu, Sugiharto mengapresiasi masyarakat Kota Padang yang masih tetap menjaga tradisi dan budaya dengan baik. Sugiharto mengacungi jempol keamanan dan kenyamanan di Kota Padang. “Selain itu di sini (Pemko Padang-red) kami juga melihat bagaimana kerjasama antara Humas dengan wartawan,” terangnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wilman Singkuan didampingi Ketua Pansus I DPRD, Ismed Harius mengaku belajar ke Pemko Padang tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). 

Menurutnya, pada tahun ini Pemko Payakumbuh akan menyusun tiga Ranperda, yakni Ranperda Kelurahan, SOTK, serta Ranperda Administrasi Pencatatan Sipil mengenai sanksi dan denda. “Pemko Padang adalah ‘induk’ kami dan sudah terlebih dahulu menyusun Perda. Untuk itu kami belajar ke sini dan mendapat masukan sebagai informasi yang akan dibawa ke Payakumbuh,” tukuknya.


Dalam kunjungan tiga daerah itu, digelar sesi diskusi dan tanya jawab. Asisten III Bidang Administrasi, Corri Saidan menjabarkan visi dan misi Kota Padang. Begitu juga Kabag Humas dan Protokoler, Mursalim membeberkan pola kerjasama dengan wartawan serta media yang digunakan humas sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat. Sementara, Kabag Organisasi, Swesti Fanloni memaparkan Ranperda Pemko Padang dan perubahan SOTK Pemko Padang tahun 2014. (tf)
   

Post a Comment