Ads (728x90)


PADANGPOS,  (Jambi),
Tragis, Belasan Suku Anak Dalam Meninggal Karena Kelaparan di Hutan? Pak Presiden Jokowi Kapan Blusukan ke Hutan Jambi?

Kematian belasan jiwa Suku Anak Dalam atau 'orang rimba' yang mendiami Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi telah menarik perhatian publik, tidak hanya lokal tapi juga nasional. Cerita ini begitu tragis karena meninggal akibat kelaparan setelah berbulan-bulan mengalami krisis pangan.

Fasilitator Kesehatan KKI WARSI, Yomi, menjelaskan kematian 'orang rimba' secara beruntun itu diduga akibat mereka kesulitan mendapatkan pangan yang layak dan air bersih.

Kematian beruntun itu menyerang tiga kelompok orang rimba di bagian timur TNBD, Kabupaten Sarolangun-Batanghari atau kelompok yang dipimpin Tumenggung Marituha, Tumenggung Ngamal dan Tumenggung Nyenong.

Dari 150 jiwa di tiga kelompok itu, kematian beruntun paling banyak terjadi pada Januari dan Februari 2014 dengan enam kasus kematian, yaitu empat anak-anak dan dua orang dewasa.

"Hutan semakin sempit sehingga orang rimba tidak lagi 'melangun' (berpindah-pindah) ke dalam hutan namun ke pinggir-pinggir desa dan ladang masyarakat.

Tentu saja di kawasan ini akan sedikit bahan pangan yang biasa didapatkan orang rimba dari berburu dan meramu hasil hutan," ujar Yomi dikutip dari Antara
, Rabu (18/3).

Post a Comment