Ads (728x90)

PADANGPOS.COM
Balapan MotoGP semakin seru. Baru seri pertama 2015 saja sudah terlihat persaingan sengit antara pebalap. Untuk mempertahankan kualitas balapan agar tetap menarik, sejumlah aturan baru siap diterapkan pada musim 2016 mendatang.

Di antaranya penggunaan tambahan tujuh mesin untuk tes dan pemakaian 22 liter bahan bakar per seri balapan.

Dalam pertemuan yang digelar di Qatar akhir pekan lalu, dihasilkan sejumlah keputusan terkait teknis.

Di antaranya, seperti dilansir crash.net adalah penggunaan tambahan mesin motor balap sebanyak tujuh untuk dipakai dalam 20 seri balapan tahun depan.

Dengan tujuh mesin, berarti ada tambahan kuota dua mesin lebih banyak dibandingkan dengan tahun ini.

Juga ada penambahan kapasitas tangki bahan bakar. Tidak lagi sebanyak 20 liter seperti sekarang tapi bertambah menjadi 22 liter untuk semua jenis motor balap.

Sedangkan sebagai aturan tambahan, berat minimal motor balap ditetapkan menjadi 157 kilogram.Dengan berat ini berarti ada penurunan berat satu kilogram.

Federasi Internasional balap motor dunia juga mengeluarkan sejumlah aturan detail terkait perangkat lunak (software) unik dari unit kontrol yang akan dipakai pada musim 2016.

Ini akan didasarkan pada pengembangan di kategori "Open" oleh Magnetti Marelli, yang telah digunakan pada musim ini.

Namun jika Ducati, Honda dan Yamaha menemukan kesepakatan untuk membuat perubahan perangkat lunak, maka penggunaan perangkat lunak itu akan efektif diterapkan tetapi dengan mengorbankan pengembangannya.

Hal yang menarik adalah bahwa tiga tim tersebut juga akan memiliki hak veto berkaitan dengan perubahan yang diminta oleh panitia, yang kemudian meminta kebulatan suara mereka.
Sementara itu, jika suatu saat pada 2016, Dorna sebagai penyelenggara balapan MotoGP menginginkan adanya perubahan aturan lagi maka perubahan aturan tersebut harus disetujui oleh tiga pihak. Yaitu, Ducati, Honda, dan Yamaha.

Namun tetap ada konsesi untuk kategori "Open" untuk tim-tim yang belum mampu menang setidaknya satu perlombaan di balapan di lintasan kering dari tahun 2013 sampai saat ini.

Selain itu juga ada aturan lain terkait dengan bahan bakar, uji coba, dan penggunaan ban yang lebih lembut. Namun secara umum, hanya sedikit mengubah sistem yang telah ada.

Diperkenalkan pula sistem poin baru dengan nama "konsesi poin". Ini didasarkan pada skema tiga poin untuk yang menang, dua untuk setiap yang berada di tempat kedua, dan satu untuk tempat ketiga. di kutib dari tribun.

Post a Comment