Ads (728x90)


 PADANGPOS.COM.   (Padang),  
Harap tenang, jangan membawa alat komunikasi, ada ujian,  biarkan siswa-siswi konsentrasi mengerjakan soal demi soal.” Begitulah pengumuman yang dipampangkan disetiap sekolah, termasuk di SMK-SMAK Padang.

 Jadi, Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2015 berlasung baik, aman dan sukses di lingkungan Kecamatan Pauh.  Sebab dari hari pertama hingga terakhir  pelaksanaan Ujian Nasional tersebut tidak ada laporan  yang diterima, terkait persoalan yang menjelek-jelekkan ujian yang diikuti para siswa-siswi, kata Camat Pauh Dra.H. Wardas Tanjung, MS.i didampingi kepala SMK- SMAK Padang Dra. Hj. Sih Parmawati, MM ketika meninjau UN di SMAK Padang, Rabu (15/4).

Hal ini sebagai bukti bahwa, pihak sekolah dan kepanitian telah “matang”  dalam penyelenggaraan ujian penentu bagi siswa-siswi  untuk menyelesaikan pendidikannya. Setelah itu diamati mereka  para siswa-siswi yang mengikuti ujian bisa dikerjakannya dengan tenang serta konsentrasi. Untuk itu diharapkan kepada mereka semua semoga memperoleh nilai l yang menggembirakan para orang tua, guru dan siswa itu sendiri, ucap Wardas Tanjung.

Sedangkan Kepala SMK- SMAK Padang Dra. Hj. Sih Parmawati, MM menyebutkan Jumlah siswa  678 orang dan yang mengikuti  Ujian Nasional (UN) tahun 2015 sebanyak 130 orang terbagi dalam 7 ruang, termasuk ruang labour. Guru pengawas system silang sebanyak 14 orang. Mereka para siswa-siswi menjelang pelaksanaan ujian telag dipersiapkan semuanya, mulai dari pembelajaran, mental, tatatertib, etika dan lain sebagainya. Sehingga tak ada yang perlu dikhawatir kepada anak-anak didik yang mengikuti ujian nasional pada hari terkahir.

“ Kami semua para majelis guru SMK-SMAK Padang yakin lulus seratus persen seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena kunci kesuksesan mereka itu adalah disiplin yang selalu diterapkan dalam dirinya dalam menjalani kehidupan ini, termasuk di sekolah. Sejalan dengan itu, siswa-siswi selesai UN, banyak yang langsung bertolah ke perusahaan industry diberbagai daerah seperti ke Riau, Sumut, Jambi Palembang dan lain sebagainya untuk masuk kerja. Karena sebelumnya mereka juga telah mengikuti pula tes untuk masuk kerja di sekolah,” ungkap Sih Parmawati.

Lalu, tentang kelulusan dan ijazahnya, pasti akan diberikan informasi kepada mereka yang telah berada di perusahaan industry, bisa jadi mereka izin dulu bekerja dan pihak perusahaan juga akan memberikan rekomondasi. Hal itu termasuk dalam bentuk kerja sama degan perusahan-perusahaan yang telah merekrut siswa untuk bekerja.

Kemudian sebut Sih Parmawati, melihat tingginya peminat calon siswa yang masuk ke SMK-SMAK Padang, bahkan saat ini telah lebih dari 500 orang yang mendaftar. Dan yang akan diterima hanya 190 orang. Maka tahun ini ditambah dua lokal, jadi peluang penerimaan akan bertambah dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini menjawab tingginya peminat yang mau bersekolah di SMAK Padang hanya itulah yang bisa dilakukan yakni penambahan 2 kelas tahun 2015. (tf/ir)

 Teks Foto:

Camat Pauh Wardas Tanjung didampingi Dra. Hj. Sih Parmawati, MM ketika meninjau UN tahun 2015 di SMK-SMAK Padang, Rabu (15/4) * Yurizal

Post a Comment