Ads (728x90)

PADANGPOS,  (Padang),
Dinilai mampu dalam menerapkan pola kota sehat, menyebabkan Kota Padang dikunjungi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Provinsi Bali. Rombongan Pemkab Gianyar yang dipimpin Asisten II Setda Gianyar, I Ketut Suwetha ini, disambut dalam dialog bersama Walikota Padang yang diwakili Asisten I Setdako Padang, Wedistar beserta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di aula Bagindo Azis Chan Balaikota Padang, Selasa (7/4). Dalam pertemuan ini, turut hadir Ketua Forum Kota Sehat (FKS) Kota Padang, Rukayah Anwar.

I Ketut Suwetha menyampaikan, alasan utama rombongan mengunjungi Kota Padang terkait ingin mengetahui beberapa pola dan tatanan kota sehat yang penerapannya dinilai cukup baik di Kota Padang. Dimana, keberhasilan kota tersebut, diketahuinya melalui pemberitaan media massa belakangan ini.

“Kota sehat ini termasuk bagian kesuksesan pada suatu daerah, karena menciptakan masyarakatnya yang sehat, juga lingkungan yang sehat dan suasana perkotaan yang sehat. Atas nama rombongan kami merasa puas terhadap pemaparan dan informasi rinci khususnya yang disampaikan Asisten I Setadko Padang dan Forum Kota Sehat (FKS) Kota Padang. Informasi yang kami dapatkan, menjadi perbandingan dan sebagai bahan masukan untuk bisa diterapkan di Gianyar,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Pemerintahan Setdako Padang, Wedistar menyebutkan, atas nama Pemko Padang sangat senang Kota Padang dipilih Pemkab Gianyar menjadi tujuan peninjauan perihal kota sehat. Di samping itu, melalui dialog yang dilakukan berharap Pemkab Gianyar mendapatkan penambahan referensi pengelolaan kota sehat yang dilakukan di Padang.

“Sebagaimana ada 6 item dan 148 indikator Pemko Padang bersama FKS Kota Padang, yang dilakukan untuk berperan aktif dalam menjaga budaya hidup bersih dan sehat bagi masyarakat. Diantaranya berupa pengadaan bank sampah dan pengawasan lingkungan,” ujar Wedistar.

Setelah itu, Ketua FKS Kota Padang, Rukayah Anwar juga menambahkan, pencapaian Padang kota sehat, yakni berkat sinergi yang baik antara FKS bersama Pemko Padang khususnya kepada SKPD terkait. Hal ini dikarenakan, dari berbagai kegiatan program kota sehat, FKS tidak terlepas dengan norma-norma, dokumentasi dan pelaksanaan kerja yang dilakukan secara maksimal.

“Sejauh ini, alhamdulillah sinergi bersama seluruh pihak, kita mampu menerapkan pola budaya hidup bersih dan sehat dengan baik di Kota Padang. Seperti melakukan aksi dan sosialisasi pada 11 kecamatan yang terbagi pada 104 kelurahan. Ke depannya, demi menjaga konsistensi kita terus melakukan penguatan kelembagaan,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Rukayah, sebagai tumpuan kerja FKS Kota Padang selama ini yaitu melihat dari adanya 9 tatanan kabupaten/kota sehat yang dikelompokkan berdasarkan kawasan dan permasalahan khusus. Diantaranya, berupa kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, 

Kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, Kawasan pertambangan sehat, Kawasan hutan sehat, Kawasan industri dan perkantoran sehat, Kawasan pariwisata sehat, Ketahanan pangan dan gizi, Kehidupan masyarakat yang mandiri dan Kehidupan sosial yang sehat.

“Dari 9 tatanan ini terus kita lakukan sosialisasi dan menjaga konsistensinya. Semoga saja, Kota Padang mampu mempertahankan pencapaian kota sehat ini. FKS Kota Padang selalu siap bersinergi, apalagi ditambah dengan dicanangkannya oleh Pemko Padang seperti Padang bersih ditambah upaya merebut Piala Adipura pada 2015 ini,” tutupnya. (tf/dv)


Post a Comment