Ads (728x90)

PADANGPOS.COM   (Padang),
Pemerintah Kota (Pemko) Surakarta bersama rombongan Komisi I DPRD Surakarta berjumlah 80 orang, berkunjung ke Pemko Padang yang berpusat di Balaikota Aie Pacah pada Rabu (29/4).

Para eksekutif dan legislatif dari Surakarta ini, terdiri Staf Ahli, Pimpinan SKPD, Camat serta Lurah selaku pimpin rombongan, Asiten I pemerintahan, Said Ramadhon.

Rombongan disambut oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Padang, Wedistar beserta beberapa pimpinan SKPD di dalam forum diskusi dan tanya jawab di Aula Bagindo Azis Chan, Aie Pacah.
Dalam sambutannya Said Ramadhon mengatakan, ada beberapa hal yang ingin diketahui dari Pemko Padang.

Diantaranya, tentang pengelolaan sampah dan bagaimana strategi yang diterapkan dari tingkat RT, RW, kelurahan hingga ke tingkat kecamatan, Disamping itu, juga ingin mengetahui kiat Pemko Padang tentang pelaksanaan pembangunan rumah tak layak huni bagi masyarakat miskin.
"Kota Padang memang bagus dalam hal demikian. Untuk itu kita ingin belajar dan datang ke sini untuk dibawa ke Surakarta," sebut Said.

Sementara itu, Asisten I Pemerintahan Kota Padang, Wedistar menerangkan, saat ini Kota Padang memang sedang disibukkan untuk mewujudkan 10 program dari walikota dan wakil walikota.
“Baru-baru ini, kita telah menggelar Muskomwil I Apeksi yang diikuti 24 Walikota. Ke depan, yaitu dalam mempersiapkan event internasional KTT Menlu IORA dan masih banyak lagi yang lainnya.

Maka untuk itu, dari seluruh program yang dicanangkan, kita memang juga disibukkan dengan kegiatan-kegiatan ekstra lainnya demi kemajuan Kota Padang di masa depan,” imbuh Wedistar.
Kemudian, dalam bidang pariwisata, lanjut Wedistar, saat ini sedang merekondisikan objek wisata legenda “Batu Malin Kundang” yang terletak di pantai Air Manis Kecamatan Padang Selatan. Di samping itu, objek wisata seperti Jembatan Siti Nurbaya dan Gunung Padang juga dalam tahap pembenahan.

“Jadi, kita memang terus melanjutkan pembangunan dan pembenahan apa yang menjadi aset bagi Kota Padang. Usaha ini memang membutuhkan kerja sama dengan seluruh pihak agar bisa secepatnya terselesaikan,” terangnya.

Setelah itu, berbicara tentang sistim pengelolaan sampah, untuk kecamatan, Camat Nanggalo, Hendra Mardi menyebutkan, pengelolaan sampah ini memang dimulai dari tingkat RT/RW dengan membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS).

LPS bertindak untuk mengelola dan menjaga agar sampah dibuang masyarakat ke tempat pembuangan sampah.Kemudian, sampah akan diangkut dengan becak motor ketempat bank sampah oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang akan diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Dingin Kecamatan Koto Tangah.

“Alhamdulillah di Kecamatan Nanggalo mampu menjalankannya dengan maksimal. Semoga kami terus menjaga dan mempertahankannya. Karena ini sesuai dengan penerapa Perda no 21 tahun 2012 dan program Padang Bersih,” ujar Camat Terbaik III tingkat Kota Padang ini.

Selesai sesi dialog kedua belah pihak, acara dilanjutkan dengan saling memberikan cendera mata. Setelah itu, rombongan Kota Surakarta dan DPRD Surakarta ini langsung melakukan kunjungan ke Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Nanggalo, untuk melihat langsung terhadap sistim pengelolaan sampah di tengah masyarakat. (tf/zay/vid)

Post a Comment