Ads (728x90)


PADANGPOS,  (Padang),
Puluhan tahun, masyarakat Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang akhirnya memiliki jembatan yang representatif dan permanen, diresmikan penggunaan jembatan  oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Rabu (1/4).

Gubernur Irwan yang didampingi Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah melakukan penandatanganan prasasti sekaligus pengguntingan pita menandai peresmian dua jembatan, Jembatan Batu Busuak dan Jembatan Arai Pinang. Kedua jembatan ini dibangun dengan biaya tahun jamak Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp. 14,3 miliar.

Menurut Irwan, jembatan yang diresmikan hari ini merupakan dua dari enam jembatan yang dibangun Pemerintah Provinsi di Kota Padang. Sedangkan sebelumnya sudah diresmikan beberapa jembatan, seperti Jembatan Pasia Jambak. Saat ini tinggal melanjutkan pembangunan jembatan Gunung Nago, Kuranji.

“Mudah – mudahan dalam waktu dekat pembangunan jembatan yang masih terbengkalai di Gunung Nago tersebut dapat kita lanjutkan dan selesai di tahun ini,”ujar Irwan.

Dalam kesempatan itu, Walikota Mahyeldi mengatakan, selain jembatan yang dibangun melalui anggaran Provinsi, Pemko Padang sendiri juga sudah membangun empat jembatan.

“Kita akan terus meningkatkan kualitas akses bagi masyarakat, baik dengan melakukan pembangunan jembatan maupun pembukaan jalan - jalan baru,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, dengan selesainya jembatan yang menghubungkan kampung Kapalo Koto dengan Batu Busuak, Lambuang Bukik ini, disambut baik oleh masyarakat setempat. Seperti diungkapan Martius, selama puluhan tahun warga Batu Busuak kesulitan membawa hasil panen untuk bisa dibawa langsung menggunakan kendaraan roda empat, namun dengan adanya jembatan ini akan membuat akses lebih mudah.

“Kami bersyukur, pembangunan jembatan yang sejak lama diharapkan saat ini suda h terwujud dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat dan dapat meningkat taraf hidupnya karena sudah adanya akses jalan dan jembatan yang bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Martius. (tf/du)

Post a Comment