Ads (728x90)

PADANGPOS, (Padang)
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sumbar), menjelaskan bahwa pihaknya terus memproses kasus dugaan korupsi pembangunan "waterboom" Malibo Anai, Kabupaten Padangpariaman, yang pembangunannya terbengkalai hingga saat ini.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumbar, Ikwan Ratsudi di Padang, Selasa, mengatakan pemrosesan dugaan korupsi "waterboom" yang dibangun pada 2008 itu, saat ini menunggu perbaikan hasil pemeriksaan fisik.

"Sebelumnya kami menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Pekerjaan Umum Sumbar. Pada awal Maret 2015 hasil pemeriksaan fisik itu telah diserahkan ke penyidik, namun dikebalikan lagi ke pihak PU," tambahnya.

Pengembalian itu, ujarnya, karena penyidik menilai terdapat beberapa hal dan item pengerjaan yang masih kurang sehingga perlu dilengkapi. "Ada yang perlu dilengkapi dari hasil pemeriksan fisik yang diberikan oleh PU, sehingga dikembalikan lagi. Saat ini proses kasusnya menunggu hasil perbaikan itu," jelasnya.

Ia mengatakan hasil pemeriksaan itu diperlukan dalam memproses kasus yang sedang ditangani pihaknya. Pemeriksaan fisik itu telah dilakukan pada Januari 2015.
Dalam pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh Dinas PU, lanjutnya, juga diikutsertakan sebanyak lima jaksa dari Kejati.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Sugiyono mengatakan pemrosesan kasus itu akan segera dilanjutkan jika hasil pemeriksaan fisik telah diterima.

Sebelumnya, penyelidikan terhadap bangunan "waterboom" Malibo Anai yang seharusnya dapat menjadi tujuan wisata itu telah dilakukan sejak Juli 2014, berawal dari pemberitaan media tentang pembangunan terbengkalai. (PRB/Tribunjambi.com)

Post a Comment