Ads (728x90)



PADANGPOS.COM. (Padang),   
Para pegawai kelurahan se kecamatan Padang Barat senam massal menjelang melaksanakan kegiatan  gotong royong yang dipusatkan di jalan Permindo, Depan Hotel Rocky. Ikut  Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP Camat Arvian, serta para Lurah untuk bersenam, setelah itu dilanjutkan dengan membersihkan jalan Permindo yang dimulai dari Bioskop Mulia hingga simpang Ratu langi. Semua pegawai pada pagi yang cerah itu menyapu badan jalan dan memungut sampah yang berserakan, Sabtu pagi (24/4).

Kini, Kota Padang Kata Walikota  H. Mahyeldi Ansharullah telah masuk dalam deretan kota–kota bersih di Indonesia seperti Kota Surabaya, Bandung, Pekanbaru dan kota lainnya. Kebersihan lingkungan juga tekah mulai dirasakan warga serta setiap tetamu yang datang ke kota tercinta ini. Termasuk dirasakan 24 orang  Walikota se Sumatera yang ikut dalam  musyawarah Apeksi baru baru ini. Malahan para pemimpin kota se Sumatera tersebut juga kagum terhadap kebersihan lingkungan kota Padang. Apalagi ketika para Walikota tersebut meihat pula pembangunan taman-taman SKPD di pinggir pantai Purus, Danau Cimpago, semua tersenyum indah.

“Setelah itu, 24 Walikota se Sumatera juga menikmati suguhan teh dan kopi di lantai atas Lapau Panjang Cimpago (LPC). Ketika mereka, orang nomor satu di kota-kota  pada  wilayah Sumatera mencicipi suguhan kopi hangat lalu melayangkan pandangan ke lautan, langsung disapa anugerah bentangan lautan nan mebiru. Para sang pemimpin itu tersenyum sambil berkata, indah dan elegant sekali objek wisata di Kota Padang. Rasa bangga serta senang ditutupnya dengan rapat lalu dilampiaskannya dalam bercerita dengan Walikota H. Mahyeldi, dan Wakil Walikota H. Emzalmi petang Kamis lalu itu, “ ungkap Mahyeldi.

Maka dari itu, semua warga harus bisa membuktikan terhadap Padang Kota tercinta, kecintaannya  dengan memiliki  yang tinggi,   selalu memelihara, menjaga lingkungan agar tetap bersih, berseri serta disenangi semua orang. Tak bisa hanya terpampang dalam rangkaian kalimat dan ucapan  saja. Kegiatan melakukan kebersihan harus dilaksanakan  dimulai dari lubuk hati agar kebersihan menjadi kebutuhan dalam hidup ini, sebut Mahyeldi.

Sedangkan salah seorang warga Permindo Miko Kamal, SH, LL.M, PhD menyampaikan, semua harus sepakat dan komit terhadap kebersihan. Tidak bisa tidak, sebab hal ini untuk mewujudkan Kota Padang bersih sepanjang masa. Bukan hanya  hari ini kegiatan kebersihan bersemangat, besok, lusa dan selanjutnya kendor lagi.  Dan yang terpenting hukumnya harus  tegak, maka yakin kebersihan kota Padang tercipta dengan baik. Kota Padang  bisa menjadi kota bersih dan ternama di Indonesia malahan bisa sejajar dengan kota-kota besar lainnya.

Perda No 21 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, dengan sanksi kurungan 3 bulan dan denda Rp 5 juta harus ditegakkan. Ini kuncinya, siapa saja yang melanggar harus menerima sanksinya, walau mereka itu temannya Walikota, serta pejabat lainnya. Perda No 21 tahun 2012  harus diberlakukan tanpa pandang bulu. Jadi, pada intinya bersama mewujudkan padang bersih. (tf/ir)

Teks Foto:

Walikota H. Mahyeldi Ansharullah, SP  didampingi Camat Padang Arvian setelah menyerahkan Bentor untuk mengangkut sampah di jalan Permindo, lalu mencobanya, Sabtu pagi,(25/4) * Yurizal

Post a Comment