Ads (728x90)

PADANGPOS,  (Jakarta)
Walaupun Indonesia unggul jam kerja terbaik dibandingkan dengan negara lainnya, tapi dalam hal produktivitas masih kalah jauh.

"Terbaik buat Indonesia adalah jam setahun terbanyak di dunia tapi produktivitas rendah artinya kerja enggak ada hasilnya. Pekerja Indonesia kelas buruh, bukan pemikir," kata kata Abidinsyah Siregar,

Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Padahal mereka yang bekerja adalah usia produktif. Celakanya, meski berproduktivitas rendah, mereka lebih sering menuntut kenaikan upah.

"Biasanya mereka melakukan demo menuntut kenaikan gaji. Mengapa tidak meningkatkan produktifitas dulu baru naik gaji. Tentunya ini dipertimbangkan pengusaha,"

Lantas langkah apa yang bisa dilakukan membangun produktivitas? Abidin menyebut perlu dibangun pendidikan yang berbasis skill atau ketrampilan.

"Mengingaat pemerintah arahnya menjadikan Indonesia poros maritim, maka ketrampilan di arahkan untuk mengisi kekosongan di pekerjaan bidang itu," katanya.

Hal yang bisa dilakukan adalah mengembangkan industri kemaritiman, mengembangkan pelabuhan, membangun galangan kapal. Juga mengeksplore kekayaan dalam laut. di kutib dari tribun

Post a Comment