Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Padang),   
Bebeda dengan sebelumnya, Pembukaan Padang Fair 2015 ini dimeriahkan dengan pawai budaya, bukan saja dari etnik di Kota Padang tetapi juga dari berbagai kota di Sumatera. 

Hal itu, karena momennya bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Komisariat Wilayah I (Muskomwil I) Asossiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Padang, sehingga kota - kota di lingkup Komwil I, sebagian turut ambil bagian menampilkan kekhasan budaya masing - masing.

Tak ayal, kawasan GOR H. Agus Salim Padang disesaki ribuan pengunjung pada acara pembukaan Padang Fair 2015 yang berlangsung, Jumat (24/4) petang tadi. 

Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Walikota Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Walikota Emzalmi, serta disaksikan oleh Muspida dan para Walikota Komwil I Apeksi yang hadir.
Menurut Mahyeldi, pembukaan Padang Fair yang bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Komwil I Apeksi di Kota Padang merupakan suatu strategi untuk mendatangkan banyak pengunjung, sehingga terjadi mobilitas transaksi yang tinggi sekaligus mendorong terbukanya peluang pasar yang lebih luas bagi produk - produk lokal.

"Kedepan, kita akan berusaha untuk selalu membuat iven - iven besar, berskala nasional maupun internasional di Kota Padang. Karena memang kita tempuh dua strategi, mendatangkan banyak orang atau membawa produk kita keluar sebanyak - banyaknya," ujar Mahyeldi yang baru saja terpilih sebagai Ketua Komwil I Apeksi.

Mahyeldi menambahkan, Padang Fair yang telah digelar rutin tiap tahun selama sepuluh tahun bersama PT Solindo Covex, merupakan salah upaya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2016,  

Dimana persaingan produk dan bisnis akan lebih ketat, karena lalulintas perdagangan yang semakin terbuka antar negar di kawasan regional Asia Tenggara.

"Mau - tak mau kita harus menghadapi itu (MEA). Maka langkah yang tepat untuk menghadapinya adalah meningkatkan pembinaan terhadap UMKM agar menghasilkan produk yang berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, Khairul Ummaya dari pihak Solindo Convex selaku pelaksana menyebutkan, terdapat 68 stan yang ditempati oleh perusahaan yang tidak hanya lokal tapi juga dari beberapa provinsi di Indonesia, seperti Surabaya, Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Beberapa stan juga diisi oleh pelaku UMKM dari sebelas kecamatan di Kota Padang.


"Kita melihat antusiasme dari pelaku usaha dan masyarakat sendiri cukup tinggi setiap tahunnya, sehingga kita optimis, Padang Fair ini akan dapat meningkatkan gairah perdagangan, usaha kecil serta menggairahkan ekonomi di Kota Padang," pungkas Khairul. (tf)

Post a Comment