Ads (728x90)

PADANG POS,  (Padang)
Sumbar menetap kedepannya, Kota Padang sebagai Kota Ibu Propinsi Sumbatera Barat, tentu akan mendapatkan perhatian serius dan khusus dari Pemerintah Propinsi demi kelangsungan roda pembangunan sarana dan prasara, terutama sekali sarana jalan dan jembatan sebagai alat pengubung antar daerah dalam Propinsi.

Kita dapat melihat perencanaan Kota Padang kedeapannya seperti  dalam gambar :

Gambar 1. Ground breaking bersama Menko Ekuin dan Menteri PU.

Gambar 2,3,4. Proses pengerjaan jalan 4 jalur Bypass (tambah 2 jalur lambat).
Gambar 5. Maket jalan 4 jalur Bypass di Simpang Duku.

Tahun 1989 dimulai pembebasan lahan. Tahun 1991 dimulai pembangunan tahap 1 jalan Bypass. Selesai tahun 1993 sepanjang 22 km, dari Lubuk Begalung (Padang) hingga Duku (Padang Pariaman), dengan biaya Rp 33,187 miliar.

20 tahun kemudian (2013) mulai kembali menyelesaikan sisa persoalan tanah Bypass dan tanggal 8 Agustus 2014 mulai dibangun dengan ground breakin

gnya oleh Menko Ekuin Chairul Tanjung dan Menteri PU Joko Kirmanto. Direncanakan tahap 2 ini selesai dibangun tanggal 7 Agustus 2016 dengan panjang 27 km (dari Bandara Internasional Minangkabau ke Pelabuhan Teluk Bayur), dengan biaya Rp 394.120.328.800. Saat ini proses pembangunan sudah berjalan.

Direncanakan jalan Bypass ini memiliki 4 jalur cepat dan 2 jalur lambat. (***)

Post a Comment