Ads (728x90)

PADANGPOS.COM,   (Jakarta),
Tak pernah disangka oleh DNS bahwa dia akan dijual oleh
kekasihnya, L (21), kepada pria hidung belang seharga Rp 500.000.
Bahkan, sebelum dijual, kegadisan siswi SMK itu direnggut terlebih dulu oleh L.

DNS, yang merupakan warga Kemang, mengaku bertemu dengan L ‎di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2015), sekitar pukul 13.00.

Setelah itu, L mengajak DNS untuk tinggal bersama di sebuah kos-kosan di Gang Boker, Ciracas, Jakarta Timur, selama empat hari.

"Saya disuruh bersetubuh dengan dia. Soalnya, dia sering ngomong kasar kalau enggak diturutin," kata DNS di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2015).

DNS menuturkan bahwa setelah empat hari tinggal bersama, L kehabisan uang. L yang bekerja sebagai tukang servis handphone pun menggadaikan kalung emas dan motor matic milik DNS.
"Motor saya digadein sama pelaku karena sudah enggak punya duit. Digadai dengan harga Rp 800.000," tutur DNS.

Uang tersebut habis untuk biaya makan sehari-hari mereka selama empat hari.
Setelah uang tersebut habis, L kemudian mengajak DNS untuk pindah kos-kosan di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Di sanalah, DNS dipaksa L melayani temannya.
"Saya dipaksa untuk bersetubuh dengan teman pelaku di Bogor. Saya diberi upah Rp 500.000," tuturnya.

Walaupun sudah dituruti keinginannya, L masih berlaku dan berucap kasar terhadap DNS. DNS pun kabur dan pulang ke rumahnya.

Kanit Perl‎indungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nunu menuturkan, setelah DNS kabur, keluarga DNS langsung melaporkan L ke pihak kepolisian pada Selasa (28/4/2015).

Berdasarkan hasil visum, DNS memang mengalami luka sobek di bagian alat kelaminnya.
L ditangkap di rumah kosnya di wila‎yah Bogor. Pria yang di sekujur tubuhnya penuh tato itu kini meringkuk di jeruji besi Mapolres Metro Jakarta Selatan. dikutib dari tribun.

Post a Comment