Ads (728x90)


PADANGPOS, (Padang),
 Senin (13/4) ini seluruh siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) / Sederajat di Kota Padang mengikuti Ujian Nasional (UN). Mereka 'basitungkin' menjawab soal dengan baik.

Di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4, di saat seluruh siswa 'basitungkin' mengerjakan soal, Wakil Walikota Padang, Emzalmi datang memantau pelaksanaan UN ke sekolah mereka. Sekira pukul 09.00 Wib, Wawako bersama sejumlah jajaran kerjanya sampai di SMA 4 yang terletak di Lubuk Begalung.

Kedatangan Wawako disambut Kepala Sekolah Abinul Hakim beserta sejumlah guru pengawas. Wawako lantas meninjau masing-masing kelas meski tidak sampai masuk ke dalam lokal. Wawako Emzalmi terlihat puas dengan berjalan lancarnya pelaksanaan UN di sekolah ini.

“Dinas Pendidikan telah upayakan bagaimana pelaksanaan UN. Melihat pelaksanaan sekarang ini di SMA 4, semua peserta dan pengawas hadir seluruhnya,” kata Wawako.

Wawako berharap, semua peserta UN di Kota Padang mengeluarkan kemampuan terbaiknya dengan menjawab seluruh soal. “Dalam menjawab UN tidak ada kesempatan untuk bekerjasama, tidak bisa mencontek. Karena diawasi guru pengawas dan juga kamera CCTV,” tambah Wawako.

Wawako berharap pelaksanaan UN di Kota Padang berjalan baik dan lancar. “Mudah-mudahan UN tahun ini berjalan lancar, sukses, hasilnya objektif dan kualitasnya lebih baik,” harapnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 4, Abinul Hakim mengatakan pelaksanaan UN di sekolahnya masih menggunakan sistem manual. Pengawasan dilakukan dengan sistem silang. Jumlah peserta UN di SMAN 4 sebanyak 315 orang, dimana siswa jurusan IPA 221 siswa dan IPS 91 orang. “Seluruh siswa hadir mengikuti UN tanpa terkecuali,” kata Abinul.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Syofrizal menyebut jumlah peserta UN SMA sederajat di Kota Padang sebanyak 14.272 siswa. Menariknya, meski terdapat tiga siswa yang sedang sakit dan diproses pihak kepolisian, namun mereka masih dapat mengikuti UN. “Seorang siswa yang sakit itu merupakan siswa SMA 9 sedangkan dua siswa yang sedang di kantor Polisi berasal dari SMK 5,” tuturnya.
UN Bagi Disabilitas dan Paket C.

Penyandang disabilitas (cacat) dan siswa paket C juga serentak mengikuti UN pada hari ini. Para penyandang disabilitas mengerjakan soal dengan didampingi petugas khusus. “Soal yang dikerjakan sama dengan siswa lain. Ada pengawas khusus yang mengawasi.

Jika merasa terganggu di lokal gabungan, mereka dipindah ke lokal khusus,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan, Syofrizal.

Khusus bagi ujian Paket C, saat ini ujian dipusatkan di SMP 30. Sebanyak 329 siswa mengikuti UN paket C. “Kini mereka ujian di SMP 30,” pungkas Syofrizal.(tf/ch
)

Post a Comment