Ads (728x90)

PADANGPOS.COM,  (Jakarta),  
Saat peresmian patung KH Abdurrahman Wahid, perwakilan keluarga yang diwakili anak kedua Gus Dur, Zannuba Arifah Chafsoh Rahman memberikan kata sambutannya.

Keluarga Gus Dur mengapresiasi inisiator peletakkan patung Gus Dur semasa kecil di Taman Amir Hamzah yaitu Komodo Dragon Foundation.

"Nah kenapa patung ini diletakkan di sini? Karena dulu waktu kecilnya tinggal di Matraman Nomor 8 yang kini menjadi kantor Wahid Institut," kata wanita yang akrab disapa Yenny Wahid, Sabtu (25/4/2015).

Yenny mengatakan, semasa kecil Gus Dur seling bermain bola dengan teman-temannya di taman tersebut.

Ia pun menjelaskan, di sebelah rumah Gus Dur merupakan tempat tinggal kakeknya Prabowo Subianto. Tidak jauh dari rumah Gus Dur pun ada rumah dimana Obama pernah tinggal ketika masih kecil.

"Jadi orang di sekitar sini sudah menghasilkan dua presiden. Presiden Gus Dur dan Presiden Obama," ucapnya.

Yenny pun mengatakan, bila pada 2019 mendatang ingin menjadi presiden maka bersiap-siaplah membeli rumah di sekitar rumah Gus Dur yang kini menjadi kantor Wahid Institute.

"Kalau mau jadi presiden 2019 persiapkan beli rumah di daerah sini, barang kali bisa," katanya yang disambut tawa orang yang hadir dalam acara peresmian tersebut.

"Pak Prabowo kenapa tidak jadi ya? karena kakeknya yang tinggal disini bukan Prabowonya. itu kelirunya," kata Yenny kembali mengundang tawa.

Pada kesempatan tersebut, Yenny berharap dengan adanya patung Gus Dur di Taman Amir Hamzah, bisa menjadi inspirasi bagi semua orang

"Kami berharap patung Gus Dur kecil ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dan bisa membantu anak-anak menggantungkan cita-citanya setinggi langit. Dari kecil Gus Dur memang suka baca buku, ini bisa menjadi pondasi membangun karakter anak-anak bangsa ke depan," kata Yenny. dikutib dari tribun.

Post a Comment