Ads (728x90)

PADANGPOS.COM,
Pesawat kargo luar angkasa Progress M-27M dilaporkan oleh agen luar angkasa Rusia telah kembali memasuki planet Bumi dan diprediksi menyentuh permukaan bumi dalam waktu 24 jam ke depan.
Diperkirakan berada di atas Samudra Pasifik, Progress terbakar seraya menembus atmosfer dan puing sisa bakarannya akan jatuh ke laut.

Ilmuwan memprediksikan Progress tidak akan terbakar habis di atmosfer dan menyisakan 20%-40% bagian pesawat.

Kapsul kargo tak berawak itu memuat lebih dari tiga ton barang kebutuhan untuk para astronot di International Space Station (ISS).

Progress diluncurkan dari Kazakhstan pada Selasa (28/04/2015), sebelum dinyatakan hilang pada Rabu (29/04/2015) esoknya.

Hilangnya kapsul itu dikabarkan akibat kargo tersebut berputar tidak menentu ketika menjelajah antariksa dan terjadinya kegagalan komunikasi.

Progress kemudian mengorbit mengikuti pola Bumi, melewati Amerika Timur, Kolumbia, Brazil, dan Indonesia.

"Pesawat Progress M-27M menghilang pada pukul 05:04 waktu Moskow (02:04 GMT) pada 8 Mei 2015. Ia memasuki atmosfer, di atas bagian tengah Samudra Pasifik," demikian pernyataan agen luar angkasa Rusia, Rocosmos, pada BBC.

Meski kiriman pasokan kebutuhan dari Bumi tidak sampai ke tangan para astronot di ISS, mereka mengaku bahwa stok kebutuhan yang mereka punya masih dapat mencukupi kehidupan mereka hingga pengiriman kargo selanjutnya pada 19 Juni 2015.

Ketika ditanyai Associated Press, satu dari astronot tersebut, Scott Kelly, memastikan bahwa seharusnya mereka akan baik-baik saja.

Hanya saja, kebutuhan mereka akan kurang selama sebulan kedepan.

Kebutuhan hidup yang diangkut oleh Progress antara lain makanan, minuman, pakaian, dan perlengkapan lain yang akan digunakan selama kehidupan di luar angkasa enam bulan ke depan, oleh para awak ISS yang akan menetap di luar angkasa selama setahun. dikutib dari tribun.

Post a Comment