Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Padang),

Dana Operasional bagi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se Kota Padang untuk tahap I tahun 2015, diterima masing-masing LPM kecamatan yang juga akan disalurkan ke tingkat LPM kelurahan. Penyerahan dana tersebut, diserahkan Wakil Walikota (Wawako) Padang, H Emzalmi sebesar Rp 50 Juta kepada masing-masing LPM kecamatan, di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, Senin (11/5).

Wawako Emzalmi mengharapkan, dana operasional tersebut wajib dioptimalkan untuk kegiatan manunggal, melalui kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM). Program tersebut, diperuntukkan untuk pembangunan jalan lingkungan dengan betonisasi yang telah diakomodir. Untuk sistimnya yaitu, Butten Up atau berdasarkan keinginan dari tingkat paling bawah yakni dari kelurahan hingga ke tingkat kota

“Melalui kegiatan Manunggal BBGRM tersebut, kita yakin dapat meningkatkan motivasi untuk menggerakkan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang rapi, bersih, tentram dan nyaman di masa yang akan datang. 

Di sini, pemerintah telah memberikan perhatian dengan memberikan bantuan dana operasional untuk masing-masing LPM kecamatan yang dibagi ke LPM kelurahan. Meski diakui, kalau diharapkan dari dana pemerintah saja tidaklah cukup, untuk itu cara paling tepat adalah dengan memberdayakan masyarakat,” sebut Wawako.

Wawako melanjutkan, melihat program BBGRM di Kota Padang, sejauh ini pemerintah telah menyediakan dana stimulan dalam tiap tahunnya. Dana tersebut, dimasukkan ke dalam perencanaan pembangunan kota melalui usulan masyarakat seperti hal pembangunan jalan lingkungan.

“Kebutuhan jalan lingkungan di Kota Padang saat ini masih menargetkan sekitar 50 KM lagi yang menjadi prioritas. Dalam pembangunannya selalu ditekankan memiliki konsep perencanaan yang jelas,” imbuhnya.

Setelah itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB), Muji Susilawati juga menyebutkan, dalam kegiatan kali ini, juga dalam rangka evaluasi terhadap kegiatan BBGRM yang sudah dilakukan di Kota Padang. 

Muji mengatakan, kegiatan BBGRM dari tahun ke tahun memang selalu meningkat. Bahkan di dalam evaluasi BBGRM tahun lalu, ia pun tidak menduga. Hal tersebut dikarenakan, melihat dari dana stimulan yang hanya Rp 50 Juta perkecamatan, ternyata dapat menghasilkan dana Rp 13 Milyar.

“Pencapaian ini tidak terlepas dari partisipasi swadaya masyarakat yang intens sekali terhadap kegiatan BBGRM di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Ke depan kita berharap, semoga dari dana operasional yang dialokasikan kali ini, terus mampu dimaksimalkan dan mengalami peningkatan lagi. Sehingga, kegiatan manunggal berupa pembangunan jalan lingkungan ini dapat dilaksanakan secara optimal sesuai perencanaan," ungkapnya. (tf/dv).

Post a Comment