Ads (728x90)


PADANGPOS.COM. (Padang),  

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang memilih Kelurahan Kampung Pondok sebagai titik awal sosialisi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Kamis (28/5). 

Pasalnya, masyarakat di kelurahan ini telah memiliki Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang berpengurus hingga tingkat lelurahan, sekaligus menjadi percontohan.
Menurut Kepala DKP yg diwakili oleh Kabid Perencanaan Dan Program Basyaruddin, diharapkan masyarakat yang membuang sampah melalui LPS terlebih dahulu memilah antara sampah basah (organik) dan sampah kering (anorganik).
Dikatakan Basyarudin, penyuluhan seperti ini adalah program terbaru dari DKP, dengan mendatangi langsung kecamatan dan kelurahan untuk mensosialisasikan tentang pengelolan sampah.
"Kita harapkan kegiatan ini dapat mengubah cara pandang masyarakat selama ini tentang sampah, yang selalu mengindentikkan sampah dengan hal - hal yang tidak berguna," katanya.
Padahal, lanjutnya, sampah saat sekarang ini jugdemiliki nilai ekonomi. Jika masyarakat mampu mengolahnya sendiri dengan baik, itu juga akan membantu penguraian penumpukan sampah di TPA Aia Dingin.
Dalam kesempatan ini juga diadakan simulasi tentang pembuatan pupuk organik yang berasal dari sampah rumah tangga, selain itu diserahkan 4 unit komposter sampah yang diterima oleh ketua LPS Kampung Pondok Hongki Viktor.
Kegiatan ini diikuti diikuti l50 peserta, diantaranya. Pengurus RT dan RW, PKK, Karang Taruna, Majelis Taklim serta Pengurus LPS.(tf/du) 

Post a Comment