Ads (728x90)



PADANGPOS.COM.  (Padang),  


Festival Siti Nurbaya (FSN) ke 5 tahun 2015 resmi ditutup oleh Walikota Padang yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Drs Nasir Ahmad, M.Si, di Gelanggang Silieh Baganti Disbudpar Kota Padang, Sabtu (30/5) malam.

Perhelatan berbagai perlombaan tradisi dan budaya bagi Kota Padang ini, berjalan sukses yang dimulai dari 21 Mei hingga 30 Mei. Dimana, sebagai Juara Umum pada FSN ke 5 ini, masih tangguh  dipertahankan Kecamatan Lubuak Bagaluang. Sehingga, otomatis menjadikan kecamatan tersebut, Juara Umum I tiga kali berturut-turut.

Sekda mengatakan, iven ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi dan permainan anak nagari yang mengakar di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang. Lebih dari itu, iven ini juga dapat menggairahkan pariwisata Kota Padang sebagai destinasi daerah yang memiliki bermacam seni budaya yang bertaraf Nasional bahkan Internasional.

“Kita tentu berharap, dari penyelenggaraan FSN ini, terus menggairahkan pariwisata Kota Padang dan menghidupkan tradisi serta permainan anak nagari. Festival yang melekat dengan legenda Siti Nurbaya ini, juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap legenda yang dikenal luas secara nasional atau mungkin telah mendunia ini,” kata Nasir Ahmad.

Sekda menyebut, FSN ke 5 tahun ini memang terlihat lebih meriah dari perhelatan FSN yang terdahulu. Ini terlihat, dengan cukup tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat dari 11 kecamatan yang tersebar di 104 kelurahan dari awal hingga akhir perlombaan. Tidak hanya itu, agar kegiatan festival ini lebih luas lagi gaungnya, untuk FSN tahun depan direncanakan bakal mengundang dan melibatkan kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

“Dengan mengundang daerah lain dalam festival ini, akan memberikan manfaat lebih bagi Kota Padang khususnya memajukan pariwisata. Untuk itu, pada kesempatan ini FSN ke 5 tahun 2015 ini saya tutup, selamat kepada para pemenang, hadiah bukanlah tujuan akhir dari lomba, namun bagaimana melestarikan tradisi dan budaya di Kota Padang itulah yang utama,” ujar Sekda.

Setelah itu, Kepala Disbudpar Kota Padang, Dian Fakri menyebutkan, pada FSN ke 5 tahun 2015 ini, sebagai Juara Umum I yaitu Kecamatan Lubuak Bagaluang. Sedangkan, untuk Juara Umum II diisi Kecamatan Kuranji dan Juara Umum III diraih Kecamatan Lubuk Kilangan.

“Kecamatan Lubuk Begalung selaku juara umum I, kembali mendapatkan satu ekor sapi ditambah dengan piala bergilir FSN yang sudah resmi menjadi hak miliknya. Ini dikarenakan, kecamatan tersebut telah menjadi juara umum tiga kali berturut turut. Sedangkan, untuk Juara Umum II yaitu Kecamatan Kuranji mendapatkan 3 ekor kambing disertai trophy dan Juara Umum III kecamatan Lubuk Kilangan mendapatkan 2 ekor kambing yang disertai trophy,” terangnya.
Kemudian, sambung Dian, beberapa cabang perlombaan pada FSN ke 5 tahun 2015 ini diantaranya, ada Pawai Budaya, Lomba Tari Pasambahan, Lomba Baju Kuruang Basiba, Lomba Sandal tampuruang, Lomba Randai, Lomba Nyanyi Gamad, Lomba Nyanyi Minang, mLomba Foto, Lomba Selaju Sampan, Lomba Kuliner seperti malamang, manggiliang lado, mangukua karambia dan membuat jus pinang mudo.
“Alhamdulillah, iven ini mampu berjalan dengan dan baik serta mampu menghibur masyarakat. Untuk tahun depan, festival ini direncakan akan lebih digaungkan lagi dengan dilakukannya evaluasi dan modivikasi. Sehingga, iven ini tidak hanya dalam rangka melestarikan agama, namun menjadi hiburan bagi seluruh warga Kota Padang,” tutupnya.

Sementara itu ketika ditemui, Camat Lubuak Bagaluang, Ances Kurniawan mengungkapkan, ia mengucapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih Kecamatan Lubuak Bagaluang pada FSN di tahun ini.

“Kemenangan ini berkat kesungguhan warga dari seluruh kelurahan di Keca­matan Lubuak Bagaluang. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus berlanjut, khususnya demi kemajuan Lubuak Bagaluang ke depannya,” kata Ances Kurniawan. (tf/dv).

Post a Comment