Ads (728x90)

PADANGPOS.COM,   (Tokio),  
Selasa (5/5/2015) hari ini adalah Hari Anak-anak di Jepang, hari libur bersamaan dengan Golden Week, hari libur panjang Jepang di musim semi ini. Bersamaan itu diselenggarakan festival koinobori di Sagamihara Perfektur Kanagawa.

"Sekitar 1200 koinobori kami pajang di sekitar tepi Sungai Sagami ini dan tampaknya anak-anak senang bermain-main dengan koinobori ini," katar Takahashi, salah seorang pemasang koinobori kepada Tribunnews.com, Selasa (5/5/2015) pagi.

Koinobori adalah umbul-umbul atau seperti bendera dengan gambar ikan yang diapungkan, atau berdiri mengarah ke langit sebagai perlambang anak-anak semakin berkembang besar dengan sehat dan sukses nantinya.

Para orang tua khususnya yang memiliki anak laki-laki mengibarkan koinobori hingga hari Tango no Sekku (festival tradisional Jepang, merupakan versi Jepang Double Kelima, dirayakan pada hari ke-5 dari bulan ke-5 dalam kalender lunar atau kalender China) untuk mendoakan agar anak laki-lakinya menjadi orang dewasa yang sukses.

Setelah Jepang memakai kalender Gregorian, koinobori dikibarkan hingga Hari Anak-anak (5 Mei). Koinobori yang tertiup angin telah menjadi simbol perayaan Hari Anak-anak. Kalau zaman dulu koinobori berkibar di tengah musim hujan.

Saat ini koinobori biasanya mengingatkan orang Jepang tentang langit biru yang cerah di akhir musim semi. dikutib dari tribun.

Post a Comment