Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Kota  Pariaman),
Walikota Pariaman, Drs. H. Mukhlis Rahman, MM, mengatakan, babi merupakan binatang  yang keberadaannya  selalu meresahkan masyarakat petani, terutama babi kepepet.

"Kita harus hati-hati, jangan sampai dikejar  babi yang sudah kepepet," kata Wako Pariaman  Mukhlis pada acara buru bai di Desa Taluak Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Minggu (10/5/2015).

Menurut walikota, walau pun Kota Pariaman, sudah menjadi kota wisata, namun hama babi, masih berkeliaran memangsa tanaman warga, untuk membasminya perlu dilakukan   buru bersama-sama dengan senjata dan anjing peliharaan.    

“Saya apresesiasi Kepala Desa Taluak yang berhasil menghadirkan ratusan pencandu buru babi baik dari Kota Pariaman atau pun dari Kabupaten Padang Pariaman. Bahkan ada yang datang di luar daerah tersebut”, tutur Mukhlis.

Kepala Desa Taluak, Khairul, di dalam siaran persnya sore tadi mengatakan, ratusan pecandu buru  babi padati Desa Taluk Kota Pariaman, para pemburu hama babi datang dari berbagai daerah,   tidak saja  berasal dari kota /kab padang pariaman tetapi juga datang dari kab /kota tetangga seperti Padang Panjang, Payakumbuh,Bukitinggi dan daerah lainnya.

Menurut Khairul, buru babi yang digelar di Desa Taluk ini bekerjasama dengan Persatuan Olahraga Buru Babi ( PORBI ) Kota Pariaman, titik  perburuan hama babi ini sehari penuh dan berhasil membunuh babi 10 ekor.

Buru Babi ini baru pertama kali digelar di Desa Taluk,  dikarenakan banyaknya hama babi yang memangsa tanaman warga  Desa Taluk,  sudah sangat meresahkan atas dasar itulah Pemerintah Desa Taluk bersama  ninik mamak menggelar buru babi ini yang bekerjasama dengan PORBI. (amir)

Post a Comment