Ads (728x90)

PADANGPOS.COM,  (Jakarta),  
Presiden Joko Widodo berkisah tentang pengalamannya pernah dimarahi buruh dan pengusaha saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Pengalaman itu disampaikannya dengan diselingi humor, di hadapan ratusan buruh ketika pembukaan Kongres VII Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, di Asrama Haji, Pondok Gede, Senin (4/5/2015).

Jokowi mengisahkan, tak lama setelah dilantik sebagai Gubernur DKI, ia menandatangani kenaikan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta. Ketika itu, para buruh menyambut keputusan itu dengan sukacita.

"Tapi tahu enggak, sehari setelah saya teken itu, saya dimarahi habis sama pengusaha. He-he," kisahnya.

Namun, Jokowi mengaku tak mengubah keputusannya karena sudah melakukan perhitungan. Apalagi, saat itu buruh sudah sejak lama tak mengalami kenaikan upah. Setelah dielu-elukan para buruh, setahun setelah itu para buruh menghujatnya.

"Satu tahun stelah itu, giliran pekerja yang marahin saya. Pak Andi Gani, Pak Mudhofir marah ke saya," kata dia.

Jokowi mengungkapkan, setiap keputusannya memang tidak bisa menyenangkan semua orang.
Menurut dia, itulah risiko dari sebuah kebijakan. Akan tetapi, ia menyatakan tak memutuskan hubungannya dengan buruh. Menurut Jokowi, pandangan buruh terutama soal kesejahteraan masih diperlukan.Secara khusus.

 Jokowi mengatakan akan membicarakan pengelolaan dana BPJS Ketenagakerjaan dengan pimpinan-pimpinan kelompok buruh.

Ia berjanji akan memaksimalkan dana sebesar Rp 180 triliun yang dikelola BPJS agar secara maksimal dialokasikan untuk membantu buruh. Di tengah pemaparan seriusnya itu, Jokowi kembali melontarkan candaan.

"Kemarin, saya berjejer di depan. Di samping ada presiden, ada presiden, lalu ada presiden. Saya tanya, istilahnya untuk pimpinan di KSBSI apa? Ketua atau apa? Enggak pak, presiden. Wah dapet saingan satu. Tanya ke pak Andi Gani juga presiden, dapet saingan dua," ucap dia.

"Jadi ada empat presiden di sini, tapi presiden yang asli ya cuma Jokowi," kata Jokowi, disambut tawa mereka yang hadir di ruangan itu.dikutib dari tribun.

Post a Comment