Ads (728x90)

PADANGPOS.COM.   (Padang),
 Komplek Balaikota Aia Pacah membutuhkan bandwidth 80 MB untuk kelancaran internet dalam rangka menunjang pelayanan prima kepada masyarakat. Demikian disampaikan Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Dishubkominfo Kota Padang Windra Deddie, Senin (4/5/2015). 

Lambatnya internet di Komplek Balaikota Aia Pacah sangat dirasakan oleh sebagian staf dan ASN Pemko Padang, sehingga sering menghambat pekerjaan yang mereka lakukan. Lambatnya internet tersebut dipengaruhi oleh bandwidthnya yang hanya sebesar 25 MB. Idealnya, untuk melayani Komplek Balaikota Aia Pacah memiliki bandwidth sebesar 50 MB.

"Pada APBD Perubahan kita coba usulkan 80 MB dengan anggaran sebesar Rp450 juta selama enam bulan tahun anggaran berjalan. Saat ini, dengan bandwidth 25 MB kita mengeluarkan Rp49 juta per bulan, diperkirakan dengan 80 MB tersebut sekitar 90 juta per bulan. Angka pastinya silahkan lihat e-Katalog, sebab dalam penentuan harga kita berpedoman kepada e-Katalog yang bisa diakses dengan mudah," ungkapnya.

Dikatakan Windra Deddie, masing-masing provider penyedia layanan memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, untuk layanan internet di Komplek Balaikota dibutuhkan provider yang menyediakan jaringan Fiber Optic (FO), stabil, dan cepat. Diantara provider yang ada, hanya PT Telkom yang bisa menyediakan jaringan FO tersebut. Disamping itu, provider juga diminta menyediakan teknik memprivasikan data, sehingga data pemko tidak bisa dibaca pihak lain. 

Internet saat ini merupakan salah satu kebutuhan pokok yang wajib diadakan untuk penyebaran data dan informasi, baik bagi pengguna internal pemko dalam rangka pengambilan keputusan maupun sebagai informasi bagi masyarakat, jelas putra Lubuk Begalung ini. (tf/by)

Post a Comment