Ads (728x90)


PADANGPOS.COM.  (Padang),
Sosok perempuan di mata Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah adalah seorang yang tangguh. Bahkan, ketangguhan yang dimiliki perempuan melebihi dari lelaki. “Faktanya, menurut hemat saya, perempuan memiliki ketangguhan dibandingkan lelaki. Laki-laki cepat menyerah dan bosan, tetapi pada perempuan ada ketangguhan dan ketabahan,” ujar Wako di depan seluruh perempuan Kota Padang dalam acara puncak Peringatan Hari Kartini di Palanta kediaman Wako, Kamis (30/4).

Lebih jauh dikatakan Wako, dengan bekal ketangguhan dan ketabahan itulah yang menyebabkan perempuan banyak sukses. “Perempuan yang saya amati, baik orangtua saya maupun isteri, tidak pernah merasa kalah dalam mengerjakan suatu pekerjaan yang sulit. Justru malah pekerjaan yang berat itu tetap dilakukan dan selesai juga,” terang Wako.

Wako menilai, peran perempuan di rumahtangga begitu besar. Seandainya di dalam sebuah keluarga, seorang laki-laki (suami) meninggal dunia, maka anak-anak yang ditinggalkan akan tetap ada jaminan untuk hidup sukses. Namun apabila perempuan (isteri) yang meninggal dunia, belum ada jaminan anak tersebut berhasil. “Sangat jarang ditemui masalah pada anak-anak yang jauh dengan ibunya,” tutur Mahyeldi.

Pagi menjelang siang itu di Palanta kediaman Wako memang tengah menggelar puncak Peringatan Hari Kartini. Seratusan lebih “Kartini-Kartini” Kota Padang yang tergabung dalam sejumlah organisasi wanita seperti Dharma Wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan lainnya berbaur di Palanta. Mereka tampak saling akrab dan penuh semangat mengikuti rangkaian acara.

Menyinggung sosok pahlawan nasional, Raden Ajeng Kartini, Wako Mahyeldi mengatakan bahwa Kartini adalah pejuang wanita yang mampu mengusir penjajah sehingga memberi percepatan dalam kemerdekaan. Semangat tangguh Kartini mesti menjadi teladan bagi kaum perempuan saat ini. “Kartini dan pejuang wanita lain adalah suatu yang layak untuk kita internalisasikan dan transformasi kepada generasi selanjutnya,” kata Wako.

Wako menyambut baik kegiatan Peringatan Hari Kartini ini. Wako berharap, peringatan Hari Kartini yang setiap tahun dilakukan tak hanya menjadi seremonial belaka dan tampil dengan berpakaian yang elok dan bagus. Akan tetapi adalah substansi yang mesti dipahami dan selanjutnya dapat direfleksikan dalam kehidupan seperti semangat perjuangan, pembelaan dan cinta Republik Indonesia.

Sementara itu secara terpisah, panitia Peringatan Hari Kartini, Muji Susilawati menyebut, RA Kartini merupakan pahlawan emansipasi. Berkat perjuangannya peran wanita cukup maju dan berperan aktif dalam pembangunan. “Untuk menjaga semangat Kartini tetap membara di hati wanita Indonesia, perlu diperingati Hari Kartini setiap tahun,” kata wanita yang juga Kepala BPM Pr KB Kota Padang itu.

Dalam memperingati Hari Kartini itu, Pemko Padang telah menggelar sejumlah lomba. Lomba itu digelar dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan kaum perempuan agar bisa setara dengan kaum laki-laki. “Juga untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita Kartini dalam meningkatkan peran dan pemberdayaan kaum perempuan,” ujar Muji.

Rangkaian kegiatan lomba tersebut yakni pelatihan bagi kaum perempuan kepala keluarga, pelatihan keterampilan bagi remaja putri, pelatihan keterampilan dan tatarias kecantikan bagi anggota GOW. Kemudian lomba peragaan busana muslim antar organisasi wanita se-Kota Padang, lomba pidato berbahasa Minang tingkat pelajar SMP/SMA, seleksi wanita tangguh 2015, anjangsana ke panti asuhan, serta memberikan bantuan kepada wanita kurang mampu bekerjasama dengan Baznas.

Di sela-sela acara, Wako Mahyeldi dan Ny. Harneli Bahar Mahyeldi menyerahkan bantuan modal usaha kepada 20 ibu tangguh yang ada di Kota Padang. Mereka telah melalui proses seleksi di kelurahan dan kecamatan. Masing-masingnya mendapat modal usaha sebanyak Rp 1 juta. Selain itu juga diserahkan hadiah bagi pemenang seluruh lomba.(tf/ch/fl)

Post a Comment