Ads (728x90)

PADANGPOS.COM,  (Luksemburg),
  
Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel baru saja melangsungkan pernikahan sesama jenisnya pada Jumat (15/05/2015) kemarin.

Dengan ini, ia sukses menjadi pemimpin pertama di Uni Eropa yang meyakini pernikahan sesama jenis.

Bettel akhirnya meresmikan pernikahannya dengan seorang arsitek asal Belgia bernama Gauthier Destenay.

Menurut The Times of India, pernikahan dilangsungkan beberapa bulan setelah pernikahan sesama jenis dilegalkan di daerah itu.

Pada perayaan tersebut, hadir pula Perdana Menteri Belgia Charles Michel.

Kepada media ia mengaku menghadiri acara itu untuk turut serta dalam momen bahagia rekan dari negara tetangganya itu.

"Luksemburg kini menjadi contoh negara yang berkembang seturut isu sosial, tepat saat isu anti-homoseksual justru sedang memuncak di Eropa," jelas seorang jurnalis yang merupakan rekan dari pasangan tersebut, Stephane Bern.

Keparlemenan Luksemburg sendiri sudah menyetujui pernikahan sesama jenis sejak Juni 2014.
Pernikahan gay pertama tercatat dilakukan pada awal Januari 2015. Sejak saat itu, pernikahan sesama jenis terus berkembang di negara-negara Eropa.

Bettel sebelumnya pun sudah mengatakan kepada publik bahwa dirinya tidak ingin menyembunyikan orientasi seksualnya.

Menurutnya, sebenarnya bisa saja ia mengubur identitas gay-nya tersebut.

"Namun, saya berkata pada diri saya sendiri, jika saya ingin menjadi seorang politisi jujur, saya harus jujur mengenai diri saya (dahulu) dan menerima diri apa adanya," terangnya kepada media Belgia.

Peneguhan tali pernikahan itu disambung dengan pesta perayaan privat yang hanya mengundang 500 tamu.

Sementara, dikatakan jadwal bulan madu pasangan baru itu harus ditunda, lantaran terbentur dengan jadwal kesibukan Bettel.

Bern mengatakan Bettel ingin perayaan pernikahannya sedikit tertutup, namun tetap ingin menunjukkan simbol perubahan yang kuat.

Tidak ingin kehidupan pribadinya terlalu tersorot publik, Bettel pun menolak media untuk meliput acara tersebut. dikutip dari tribun.

Post a Comment