Ads (728x90)

PADANG POS (Padang Pariaman)- Kenyamanan Warga di Korong Titian Panjang, Kenagarian  Kayu Tanam,  Kecamata 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, terusik semenjak keberadaan stone crusher  PT Satika Mitra Sarana, milik Soehinto Sadikin.

"PT Statika Mitra Sarana terkesan cuek dengan dampak lingkungan dan tidak memperdulikan warga," kata Wali Korng, Titian Panjang, Ibnu Khairi kepada Tabloid Bijak dan Padangpos.com ketika berkunjung ke lokasi, Selasa, 5 Mei 2015.

Menurut Ibnu, aktifitas dari stone crusher PT Statika Mitra Sarana sangat menganggu kenyamanan masyarakat sekitar, seperti suara bising, debu dan anai sungai yang tercemar oleh limbah. "Semua keluhan warga tersebut  sudah saya sampaikan kepada pihak PT Statika Mitra Sarana, tapi sayangnya tak digubris atau tak dihiraukan," katanya.

Nada yang sama juga disampaikan,  Sekretaris  Pemuda Titian Panjang, Ali Arman. Menurutnya,  PT.SMS terkesan hanya mencari keuntungan saja dan tidak peduli dengan warga masyarakat sekitar lokasi. "Kini kami hanya pasrah dengan dampak yang ditimbulkan oleh stone crousher tersebut," ujarnya dengan nada kecewa.

Berdasarkan pantauan, disekitar lokasi telihat pasir berserakan dan dipinggir tebingnya terlihat adanya bekas lonsor dan air Sungai Anak Korong Titian Panjang  terlihat menguning.

Secara terpisah, Kabag Umum PT Statika Mitra Sarana, Nurlely ketika dihubungi melalui SMS ke handphone selulernya mengaku lagi berada diluar kantornya. Kemudian, Nurlely melalui SMS juga menyebutkan kalau dirinya tidak dapat memberikan jawaban dan berjanji akan
memberikan penjelasan keesokan harinya di kanto PT Statika Mitra Sarana. (sa)

Post a Comment