Ads (728x90)

PADANGPOS/COM/ (Padang),

Wakil Walikota Padang H Emzalmi mengadakan silaturahmi dengan Anak Nagari Pauh Si XIV (Nagari Pauh IX dan Nagari Pauh V, red), Selasa (26/5/2015), bertempat di Balaikota Aia Pacah.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat ukhuwah antar sesama Anak Nagari dalam membangun Kota Padang. Sebab, mustahil pembangunan akan berjalan lancar di Kota Padang, tanpa adanya dukungan dan peran serta Anak Nagari, termasuk yang berprofesi sebagai jurnalis.

Pada kesempatan tersebut, Wawako Emzalmi mengatakan, dengan pindahnya pusat pemerintahan ke Aia Pacah, maka secara otomatis daerah Pauh IX Kuranji, Pauh V, Nangggalo dan Koto Tangah akan berkembang dengan pesat. Apatah lagi pembangunan Kota Padang memang diarahkan ke daerah pinggiran.

"Salah satu pembangunan yang nyata adalah pelebaran jalan Bypass. Namun sampai saat ini masih terkendala oleh persoalan konsolidasi, terutama di daerah Pauh IX Kuranji. Padahal waktu kita tinggal enam lagi," ujarnya.

Pemko Padang, ujar Emzalmi lagi, juga akan membangun jalan baru yang melintasi kawasan Paug Si XIV, Nanggalo, dan Padang Utara. Misalnya dari Sudirman, terus ke Gunung Pangilun, Tabing Banda Gadang, Lubuk Lancing, Longkaran tembus ke Bypass.

Dikatan Emzalmi, Pemko Padang juga akan membangun infrastruktur jembatan, seperti Jembatan Gunung Nago yang baru. Di Bukik Napa juga akan dibangun Kampus Politekni Negeri Andalas (PNA). Pemko Padang telah membalas surat PNA yang menyatakan persetujuan pembangunan kampus di daerah tersebut.

"Jika pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik, maka suatu daerah akan berkembang. Tujuannya adalah pertumbuhan ekonomi. Misalnya, jika akses jalan yang sudah ada, maka warga kita bisa bikin ruko," tegasnya.

Silaturahmi tersebut dihadari oleh Amrizal Rengganis (DetikNews), Eko Muhardi (SumbarOnline.com), Dasrul (Padangtv), Yoserizal (Singgalang), Novri Hendri dan Rusdi (Investigasi), Dasman Boy (Posmetro), dan Zamri Yahya (BentengSumbar.com). Pertemuan itu juga dihadiri oleh Ketua FKAN Pauh IX Evi Yandri Rajo Budiman. (tf/by)

Post a Comment